Sebanyak 40 guru IPA dan IPS bertemu di dua tempat yakni di SMPN 3 Banyuwangi dan SMPN 2 Genteng. Kesemuanya mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Profesor Ir. Benyamin Sape’i, PhD dengan tim dosen Tehnik Geologi ITB yang telah melakukan penelitian di Bumi Blambangan Banyuwangi,Kamis10 Agustus 2023.
Kegiatan menguak misteri geopark ijen ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa S2 produk Geologi ITB.
Kepala SMPN 3 Banyuwangi ,Holili, S.Pd didampingi oleh ibu Dwi Hindarti Lasmisari, S.Pd selaku penanggungjawab pengembang edukasi geopark di SMPN 3 Banyuwangi menyampaikan “SMPN 3 Banyuwangi merupakan salah satu pioner adanya pojok Geopark yang sering menjadi tempat study tiru sekolah maupun lembaga terkait baik itu dari sejawat lokal maupun di luar Kabupaten Banyuwangi. Sekaligus salah satu daya dukung penghargaan Swasti Sabha Wistara melalui program UKS dengan inovasi satu kelas satu toilet, “tuturnya.
Prof Sape’i berharap dengan paparan dalam FGD dapat dijadikan tambahan edukasi bagi siswa-siswi saat guru IPA atau IPS kembali ke sekolah masing-masing. Utamanya bagaimana penjagaan dan pemanfaatan yang proporsional sehingga bisa menjaga eksplorasi alam selain itu, bagaimana Banyuwangi juga merecord paleo tsunami, sehingga bisa menjadi bagian antisipasi program tagana Banyuwangi.

Puspito Rini, S.Pd guru SMPN 1 Rogojampi berharap akan ada rumusan singkat edukasi Geologi Banyuwangi untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. Sehingga akan banyak menarik minat siswa untuk mempelajari alam sekaligus menanamkan cinta tanah air melalui kekayaan alam Banyuwangi.
Pada kesempatan itu juga Adi Mujianto, S.Pd dari SMPN 2 Kalipuro yang bertanya tentang misteri watu dodol. Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Prof Edy dan tim yang menyampaikan asal muasal batuan yang sesungguhnya tidak bisa di dodol (dibongkar) dari sudut pandang Geologi. Menurut tim Geologi, bukan batu yang muncul dan tampak yang tidak bisa di bongkar. Namun batu sekitarnya lah yang disebut lava bantal yang sangat sulit jika harus di bongkar dikarenakan tingkat kekerasannya. (Yeti Ch/Aguk/JN)


Komentar