oleh

Kertosari Habis-habisan Gerilya Stunting

Banyuwangi terus gerakan pencegahan stunting dari kota hingga pedesaan, pemerintah melalui semua jajaran SKPD nya terus menggenjot untuk tumbuh kembang ibu hamil bayi dan balita serta peningkatan mutu kualitas anak dari asupan makanan, vitamin juga obat-obatan.

Kertosari merupakan titik yang difokuskan oleh pemerintah di Kecamatan Banyuwangi selain Kertosari adalah 3 Kelurahan yang mana menjadi PR pemerintah untuk memberantas stunting dan gizi buruk untuk perkembangan ibu hamil bayi dan balita.
Irma Haryani, SE yang merupakan PLT Lurah Kertosari menjelaskan kepada jurnalis news.

IMG-20230821-WA0026

“Kami ke depannya akan berusaha meminimalkan Atau paling tidak memberantas stunting di area Kertosari dan sekitarnya dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Puskesmas terpadu, ibu-ibu posyandu, PKK setempat, RT atau RW, dinas sosial dan BKKBN tentunya untuk bersama-sama bergerak terkait masalah stunting di area Kertosari, “katanya.

“Penduduk Kertosari memang menduduki strata sosial yang cukup banyak dihidupi oleh keluarga di bawah rata-rata dan mungkin karena tingkat SDM yang dimiliki oleh sebagian penduduk Kertosari yang kurang begitu mumpuni membuat mereka kurang paham sekali informasi tentang tumbuh kembang bayi dan balita juga ibu hamil secara pasti, dan si kami juga di sini mendapatkan data untuk bantuan stunting untuk saat ini ada 3 dan ibu hamil ada 13 jadi jumlah total 16, “imbuhnya.

IMG-20230821-WA0027

Khusus untuk pelayanan stunting setiap hari kerja dilakukan pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat melalui tim Kelurahan Kertosari dengan waktu yang tidak ditentukan dengan tujuan untuk membebaskan Kertosari dari tanting dan gizi buruk. (Indah rzk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *