oleh

Puskesmas Tampo Munculkan Inovasi “Setetes Darah Sakti” Untuk Ibu Hamil

CLURING – Puskesmas Tampo bikin inovasi untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, inovasi itu dinamai “SETETES DARAH SAKTI” kegiatan itu adalah donor darah, kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 wib sampai 12.30 wib, kegiatan itu dilaksanakan di Puskesmas Tampo kecamatan Cluring.Banyuwangi pada hari Rabo kemarin (21/02) dan dilaksanakan 1 bulan sekali. Kamis (22/02/2018).

Donor darah yang dilaksanakan 3 bulan sekali di ikuti sebanyak 60 orang pendaftar, namun hanya 46 orang yang bisa di donor disebabkan karena kurang darah (Anemi) dan darah rendah (hypotensi).

Foto: warga saat mendonorkan diri di Puskesmas Tampo.
Foto: warga saat mendonorkan diri di Puskesmas Tampo.

Berawal dari naiknya angka kematian ibu hamil di wilayah Puskesmas Tampo yang disebabkan pendarahan, maka puskesmas Tampo yang dimotori oleh Ibu Tatiek Setyaningsih, terwujutlah inovasi yaitu “SETETES DARAH SAKTI” (stop Angka Kematian Ibu dan Bayi).

Kepala Puskesmas Tampo Tatiek Setyaningsih mengatakan,” Bentuk dari pada kegiatan itu adalah menyiapkan darah untuk ibu hamil dan dimulai saat pendampingan dengan penempelan stiker P4K, setiap ibu hamil dengan resiko rendah akan disiapkan 3 kantong darah, untuk ibu hamil dengan resiko tinggi akan dipersiapkan 4 kantong darah,” terangnya.

Tatiek Setyaningsih menambahkan,” kegiatan ini semua dikelola oleh kader Srikandi Kesehatan dan Promotor Darah. Jadi keluarga dari ibu hamil yang kemungkinan pendarahan tidak bingung lagi dengan kebutuhan darah,” jelasnya.

Kegiatan donor darah di Puskesmas Tampo di Promotori 4 kepala Desa yaitu Desa Tampo, Desa Plampang, Desa Kaliploso dan Desa Sembulung.

Kader Srikandi kesehatan dan Sakabakti husada terkumpul sebanyak 46 kantong darah yg di persiapkan untuk ibu hamil yang membutuhkan darah karena pendarahan. (Rony).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *