Banyuwangi unggul pada seluruh domain penilaiannya. Pada domain kebijakan meraih 4,70; domain tata kelola 4,20; domain manajemen 3,91; dan domain layanan 4,82.
Bupati Ipuk bersyukur Banyuwangi kembali mendapatkan penilaian baik pada evaluasi SPBE. “Alhamdulillah, tadi Presiden Jokowi memacu seluruh daerah untuk terus memperbaiki kinerja terutama menyempurnakan sistem elektronik baik pada administrasi pemerintahan maupun pelayanan publik,” ujar Ipuk.
Bagi Ipuk, penghargaan ini menjadi motivasi dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital. “Ini semakin memotivasi kami untuk melakukan digitalisasi pelayanan, dan yang terutama adalah terintegrasi. Tidak perlu banyak aplikasi, namun cukup satu atau dua namun saling terintegrasi,” kata Ipuk.
Di Banyuwangi sendiri penerapan SPBE dilakukan untuk pelayanan publik dan layanan di intra pemerintahan. Untuk pelayanan publik diterapkan dalam aplikasi Smart Kampung. Smart Kampung dikembangkan sejak 2016 untuk mendorong budaya digital hingga tingkat desa. Pada Smart Kampung, selain untuk pelayanan publik terkait kependudukan, juga digunakan untuk permasalahan bantuan sosial, pendidikan, hingga kesehatan.
“Bahkan kami telah mulai secara bertajap mendorong penerapan SPBE hingga ke level desa, dimulai dari sejumlah desa,” jelas Ipuk


Komentar