oleh

FBS bina UKS/M di Aula Satkordikwilcam Blimbingsari

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pentingnya hidupkan kembali program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah yang banyak tinggal tugu dan papan nama, disadarkan kembali oleh Tim Promotor UKS STIKES Banyuwangi sinergi dengan Forum Banyuwangi Sehat (FBS) dan Pembina UKS Kecamatan Blimbingsari, di aula Satkordikwilcam Blimbingsari, Kamis, (16/10/25).

Sembari singgung mutasi camat, digitalisasi perlindungan sosial dan musrenbang desa, Kasie PMK Kecamatan Blimbingsari, Abdul Aziz, SH, MH saat membuka acara sampaikan pentingnya ciptakan wilayah Blimbingsari yang aman,nyaman dan sehat dengan semua lembaga pendidikan hidupkan program UKS/M yang laporannya ke Kantor Kecamatan untuk disinegikan dengan Puskesmas dan pemangku kepentingan.
Ditambahkan oleh Aguk Wahyu Nuryadi dari FBS regulasi UKS yang merupakan SKB 4 kementerian yang kegiatannya bisa di dukung dana BOS dan PSM yang kepengurusannya melibatkan komite, puskesmas dan pemangku wilayah. Dan UKS maupun adiwiyata masuk indikator Pendidikan Sehat untuk mendukung penilaian Kabupaten Sehat.
Saat paparan materi diawali Pembina UKS SDN 1 Watikebo, Intan Nur Wahyuni ngsih, S. Pd, SD soal profil dan prestasi sebagai jawara Gerakan Sekolah Sehat.

“Kami di halaman keras soal kebersihan lingkungan dan toilet, namun mengajar menyenangkan di kelas. Kader tiwisada dokter kecil juga dengan sopan akan menegur tamu apalagi guru yang merokok di lingkungan sekolah, ” tuturnya seraya sebut situs watukebo sudah ditetapkan sebagai Cagar budaya oleh SK Bupati yang mendukung geopark ijen ini. Ditambahkan Kepala Sekolah Umi Masrohatin,S.Pd,SD harapannya lewat Pembina FBS dan Pembina UKS untuk pengadaan sarpras pengelolaan sampah dan kantin sehat karena pihaknya wakili Kabupaten mau maju lomba ke tingkat provinsi Jawa Timur.

Tim Pembina UKS Kabupaten yang juga Pengurus PKK Kabupaten, Pipit Haryono, S. Kep, M. Pd tuturkan dari SDN 1 Watukebo bisa menjadi studitiru yang ideal dan dekat buat lembaga pendidikan seputaran Blimbingsari, Kabat dan Rogojampi hingga Songgon. “Dan monggo kepala sekolah kirim guru calon Pembina UKS pelatihan bisa 2 hari di Watukebo dalam waktu sesingkatnya untuk lebih serius program UKS ini. Selanjutnya bina kader dari siswa untuk siswa baik dokter kecil atau Kelompok Kesehatan Remaja, ” tutur petugas sertifikasi halal UMKM dan MBG ini.

Selanjutnya sambil Yel Yel Sehat dimulai dari saya, Desika Ulfatunisa, S. Kep tampilkan slide mulai awali bentuk UKS dengan SK Kepala Sekolah, susun program dan monitoring. Undang puskesmas dan pemangku kepentingan lainnya untuk peningkatan kapasitas SDM. “Minimal ada kader 10 persen dari jumlah murid di lembaga pendidikan untuk jalankan program. Dan maksimalkan potensi intra dan ekstrakurikuler mendukung UKS guna menjadi budaya PHBS yang jadi karakter lembaga pendidikan! ” tuturnya sembari beri nomer WAnya untuk informasi mengundang atau mengunjungi praktek baik di STIKES di Jalan Letkol Istiqlal Banyuwangi ini. (Bung Aguk/PH/JN-SW)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *