Banyuwangi, Jurnalnews.com – Arus mudik dari Pulau Bali menuju Jawa mulai mengalami peningkatan signifikan pada H-2 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Selasa (17/3). Ratusan pemudik tampak berdatangan melalui Pelabuhan Ketapang dengan berbagai moda transportasi, mulai dari kendaraan pribadi, travel, bus, hingga sepeda motor.
Pemudik roda dua terlihat mendominasi arus keluar, baik dari jalur utama maupun Pelabuhan LCM. Banyak di antara mereka yang berboncengan bahkan membawa keluarga, menempuh perjalanan jauh demi merayakan Lebaran di kampung halaman.
Khoirul (31), pemudik asal Jember, mengaku berangkat sejak dini hari dari Badung bersama istri dan tiga anaknya. Ia bersyukur perjalanan yang ditempuh berjalan lancar.
“Berangkat jam 3 pagi, alhamdulillah lancar untuk motor, tidak macet. Tapi kalau mobil masih cukup padat,” ungkapnya saat ditemui di pintu keluar pelabuhan.
Selama empat tahun merantau di Bali, Khoirul mengaku tak pernah melewatkan momen mudik. Baginya, Lebaran adalah waktu terbaik untuk berkumpul bersama keluarga besar di kampung.
Sementara itu, Solihin (20), pemudik asal Bangkalan, juga tampak antusias meski harus menempuh perjalanan panjang. Ia pulang bersama rekannya setelah dua tahun bekerja di Bali.
“Capek pasti, tapi senang bisa pulang. Yang penting bisa kumpul sama keluarga saat Lebaran,” ujarnya.
Diprediksi, lonjakan pemudik akan terus meningkat hingga mendekati hari H Lebaran. Aparat dan petugas pelabuhan pun terus melakukan pengaturan guna memastikan arus mudik tetap lancar dan aman.
(Venus)


Komentar