Banyuwangi, Jurnalnews.com – Hiruk pikuk arus mudik Lebaran di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tak hanya diwarnai deru kendaraan dan antrean panjang pemudik. Di balik itu, ada cerita lain dari para tukang ojek pangkalan yang setia menanti penumpang demi mengais rezeki menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Selama 24 jam penuh, para tukang ojek ini mangkal di sejumlah titik strategis, seperti pintu masuk dan keluar Pelabuhan Ketapang, pintu keluar pelabuhan LCM, hingga area Pelabuhan Tanjung Wangi. Mereka menawarkan jasa antar bagi para pemudik yang tidak membawa kendaraan, menjadi solusi cepat bagi penumpang yang ingin segera sampai ke tujuan, Baik dalam maupun keluar kota.
Tercatat sebanyak 115 tukang ojek tergabung dalam persatuan ojek pangkalan. Mereka bekerja secara tertib dengan sistem antrean bergilir, baik siang maupun malam, demi menjaga kebersamaan dan pemerataan penghasilan di antara sesama rekan.
Rasis (69), salah satu tukang ojek senior asal Banyuwangi kota, mengaku telah lebih dari setengah abad menggantungkan hidup dari profesi ini. Dengan wajah penuh syukur, ia menceritakan perjalanan panjangnya.
“Alhamdulillah, saya masih diberi kesehatan. Selama lebih dari 50 tahun ngojek di sini, saya bisa menyekolahkan empat anak. Sekarang yang penting dapat upah cukup untuk makan, lalu pulang,” ujar Rasis saat ditemui di pangkalan, Selasa (17/3/2026).
Senada, Slamet (58) juga mengungkapkan rasa syukurnya meski kondisi penumpang tidak seramai hari-hari sebelumnya. Ia menyebut tren pemudik kini mulai berubah.
“Bersyukur saja, kita juga harus berbagi dengan teman-teman. Sekarang banyak pemudik bawa motor sendiri atau naik travel, jadi yang jalan kaki sudah berkurang. Saya pun hanya setengah hari narik, karena faktor usia,” tuturnya.
Meski di tengah persaingan dan perubahan pola mudik, para tukang ojek pangkalan ini tetap bertahan. Dengan semangat kebersamaan dan kesederhanaan, mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika arus mudik di ujung timur Pulau Jawa—menghadirkan kisah perjuangan yang sering luput dari sorotan. (Venus)


Komentar