Banyuwangi, Jurnalnews.com – Program ketahanan pangan Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, mulai menunjukkan geliat positif. Sebanyak 400 ekor ayam petelur jenis Lohman telah menempati kandang milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bimorejo sejak sepekan lalu, tepatnya pada Selasa (31/3).
Ayam-ayam tersebut didatangkan dari Malang melalui mitra PT Vega, dengan usia sekitar 16 minggu, dengan nilai pembelian Rp 103 ribu/ ekor, sesuai standart harga nasional. Kehadiran ratusan ayam ini menjadi langkah awal pengembangan usaha peternakan yang kini sepenuhnya dikelola oleh BUMDes.
Ketua BUMDes Bimorejo, Zainullah, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut masih tahap awal. Ke depan, pihaknya menargetkan penambahan populasi ayam hingga mencapai 1.000 ekor.
“Insyaallah bulan Juni nanti akan kita genapi menjadi 1.000 ekor, jadi ada penambahan sekitar 600 ekor lagi,” ujarnya.
Selain penambahan populasi, BUMDes juga terus melengkapi sarana dan prasarana pendukung. Program ini didukung anggaran sebesar Rp200.700.000 yang dialokasikan khusus untuk ketahanan pangan tahun 2026.
Zainullah menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, seperti pengadaan pakan, gaji pekerja, hingga penyediaan listrik.
“Alhamdulillah, untuk mes dan gudang sudah tersedia. Tinggal pembangunan kamar mandi dan instalasi listrik, karena saat ini masih menyambung dari kantor desa. Dan saat ini sudah ada dua pekerja yang secara bergantian menjaga dan memberi pakan,” jelasnya.
Program ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah kandang ayam yang dibangun pada 2025 ambruk pada 21 Desember. Peristiwa tersebut memicu pertanyaan terkait pengelolaan anggaran, terlebih pembangunan kandang saat itu dilakukan oleh pemerintah desa (Pemdes), bukan oleh BUMDes sebagaimana mestinya.
Sorotan semakin tajam dengan munculnya dugaan ketidaksinkronan dalam pengelolaan dana. Kondisi tersebut menimbulkan kritik dari berbagai pihak terkait transparansi dan akuntabilitas program ketahanan pangan desa.
Kini, pengelolaan yang telah dialihkan ke BUMDes menunjukkan arah yang lebih tertata. Perencanaan dan pelaksanaan program dinilai berjalan lebih baik, seiring upaya memperbaiki tata kelola dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. (Venus)


Komentar