oleh

Solihin–Hasan Bashori Pimpin MWCNU Wongsorejo 2026–2030, Konferensi XI Berlangsung Dinamis dan Penuh Kekompakan

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kepengurusan baru Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wongsorejo masa khidmat 2026–2030 resmi terbentuk dalam gelaran Konferensi XI yang berlangsung khidmat dan penuh dinamika.

Dalam forum tersebut, Ustadz Solihin yang sebelumnya menjabat sebagai Rais Syuriyah Ranting NU Desa Bajulmati terpilih sebagai Rais Syuriyah MWCNU Wongsorejo. Sementara itu, Hasan Bashori berhasil meraih kepercayaan sebagai Ketua Tanfidziyah setelah memperoleh 13 suara, mengungguli rivalnya Ustadz Syafullah yang mendapatkan 9 suara, dari total 22 suara sah utusan ranting se-Kecamatan Wongsorejo.

Konferensi yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Wongsorejo, Sabtu (25/4/2026), mengusung tema “Menguatkan Solidaritas Jam’iyah demi Keutuhan dan Keberlangsungan Nahdlatul Ulama”. Kegiatan ini berlangsung sejak pagi hingga selesai dengan sejumlah agenda utama, di antaranya pemilihan Rais Syuriyah melalui sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) serta pemilihan Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat lima tahun ke depan.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, unsur Forkopimka Wongsorejo, anggota DPR RI Komisi VIII, serta badan otonom NU tingkat kecamatan seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU. Turut hadir pula jajaran pengurus lama, mulai dari Mustasyar, Syuriyah, hingga Tanfidziyah, serta perwakilan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Wongsorejo.

Ketua panitia, Saiful Umar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para kiai dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengasuh Pondok Pesantren Al Falah atas fasilitas yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan para kiai serta seluruh pihak. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat ukhuwah Islamiyah tanpa perbedaan,” ujar Saiful.

Sementara itu, Pengurus Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH Fahrudin Manan, dalam arahannya berharap kepengurusan yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik. Tepat pukul 10.00 WIB, ia secara resmi membuka jalannya konferensi.

“Konferensi MWCNU Kecamatan Wongsorejo ke-XI secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Salah satu agenda penting dalam konferensi tersebut adalah sidang pleno Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026. Dalam forum, LPJ dinyatakan diterima oleh seluruh peserta sebagai bentuk evaluasi kinerja yang dinilai berjalan baik dan menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, diharapkan MWCNU Wongsorejo semakin solid dalam menjalankan program keumatan serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat khususnya di kecamatan Wongsorejo. (Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *