Bertempat di warung ketan kirip / sebelah Balai Pertemuan Nelayan Lateng Banyuwangi hari Minggu, 28 Juni 2026 acara dimulai jam 09.00- 12.00 WIB. Dengan peserta kurang lebih 30 orang mulai dari penasehat pengurus inti,harian,dan anggota PPSB yang datang dari Bali dan seputar kota Banyuwangi acara diawali dengan prolog ucapan selamat datang dan terimakasih kepada undangan dan peserta yang hadir oleh sekertaris Kak Yuni.
Diawali pembukaan dengan bacaan Bismillahirahmanirahim.acara dilanjutkan dengan: Pembacaan ayat suci Al Qur’an Surat Waduha, dibawakan dengan khidmat oleh ananda Rizky putra dari K. Herman dan K. Titin Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Bhayangkara, Hymne Bhayangkara, dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta membuat Aula terbuka yang menghadap arah Selat Bali jadi berbeda dari biasanya, menghidupkan aura nasionalisme dan sakral .
Didalam sambutan sekaligus tauziahnya, Kak Moch Ishak berterima kasih kepada donatur / sohibul baith yang menutup konsumsi acara Temu Kangen ini ( K.Titin dan K.Emy) juga donatur partisipan yang bawa mamiri polo pendem dan buah juga gorengan..
Selain itu ketua PPSB mengingatkan “Moment temu kangen bukan sekedar bertemu dan bercanda saja. Tetapi menyambung silaturahmi, menghidupkan rasa empati dan sosial,juga mengingat kebaikan serta mendoakan para senior yang berpulang lebih dahulu. Itu salah satu manfaat juga pintu keberkahan kehidupan kakak PPSB. Saling mengingatkan dalam kebaikan, menjunjung tinggi nilai2 TriSatya dan Dasa Dharma. Saling melengkapi dan Menutupi kelemahan saudara2 kita, ” pungkasnya.
Mari lebih baik berbenah kedepannya ,untuk kebaikan bersama. Jika dalam Temu Kangen selanjutnya ada yang mau berketempatan disilahkan menghubungi Pengurus
Akan disuport dana sosial yang sudah ditentukan. Dalam Laporan keuangannya distribusi keluar masuk permanen bulanan,bendahara K.Titin mengingatkan iuran wajib dan kas sosial tetap berjalan satu bulan sekali/ 3 bulan sekali mekanisme dicatat dikartu infaq & buku kas kecil, yang selanjutnya dimasukan dalam buku besar.
Selanjutnya saldo kas dilaporkan tiap bulan sekali.
Bendahara PPSB juga menyatakan hal sama dengan ketua, jika ada yang mau berketempatan Temu Kangen selanjutnya ,hubungi pengurus untuk dimusyawarahkan segala sesuatunya. Selaku Penasehat sekaligus pembina, Kak Bagus / Chuk Senior Pramuka di Banyuwangi memberi arahan dan nasehat yang intinya, sebagai Purna Pramuka Saka Bhayangkara kita harus Saling Asah, Asih, Asuh baik dalam kata, sikap dan berfikir. Lebih utamakan solidaritas dan kesetiakawanan. Saat usia sudah purna jangan terlalu dibebani hal- hal yang memberatkan. Masing – masing ada tanggung jawab dan juga keterbatasan.
Saling introspeksi juga harus bisa menahan diri.
Jika ada kekurangan dalam urusan organisasi, maka disempurnakan bersama tanpa mencari kambing hitam.
Untuk dana anggota bebas memberi donasi sebagai bentuk dukungan bagi PPSB.
Demikian akhir pesannya bagi pengurus dan anggota disini senang disana senang ,dimana2 hati senang.
Ditutup dengan bagi2 hadiah oleh petugas: K Siti Kusumaratni ,K.Erma danpembagian konsumsi untuk semua peserta yang hadir oleh K.Ita, K.Ida. Santunan diiringi sholawat bersama, juga penyerahan tali Asih dari ketua k. Moh.Ishak untuk Senior K.Chuk.
Santunan diberikan kepada : K.Heri, K.Layinah, K.Mujiatun, K.Zakiyah dari Hamba Allah yang diwakilkan penyerahannya oleh pengurus. Kegiatan Temu Kangen PPSB , yang bertepatan dengan bulan Muharam 1448- H menjadi moment yang Sakral dan Khidmat, diujung pantai Pelabuhan Ancolnya Banyuwangi disaksikan Tenangnya Pantai Selat Bali, ditutup dengan Hamdallah, Sholawat Nabi dan doa kufaratul majlis , masih terasa menggema mengiringi peserta PPSB yang pulang ketempat masing- masing.
Dari ujung utara Plengsengan- Lateng Banyuwangi.
Ambarwati- Jurnal News


Komentar