oleh

Abdul Ghofar Dan Santoso Lolos Terpilih Jadi BPD Bajulmati Periode 2026 – 2034

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Antusiasme warga Dusun Krajan dan Dusun Karanganyar, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, terlihat tinggi saat mengikuti pemungutan suara pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034. Puluhan warga memadati Balai Desa Bajulmati pada Rabu malam (1/7/2026) untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan wakil BPD dari masing-masing dusun.

Suasana pemungutan suara berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Kehadiran masyarakat yang membludak bahkan mendapat apresiasi langsung dari Camat Wongsorejo, Moh. Mahfud.

Dalam sambutannya, Mahfud menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi masyarakat yang dinilainya hampir menyerupai antusiasme saat pelaksanaan pemilihan kepala desa.

“Dengan kehadiran warga Dusun Krajan dan Karanganyar sebanyak ini, suasananya seperti pemilihan kepala desa. Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang hadir untuk memberikan hak suaranya kepada tiga calon di masing-masing dusun. Semuanya merupakan putra-putra terbaik Desa Bajulmati,” ujarnya.

Mahfud juga berharap kekompakan masyarakat tetap terjaga setelah proses demokrasi desa selesai. Menurutnya, Desa Bajulmati memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Kabupaten Banyuwangi dari arah utara sehingga harus terus menjaga citra daerah.

“Saya minta kepada seluruh warga Desa Bajulmati agar tetap menjaga kekompakan, kondusivitas, serta kebersihan desa sesuai semangat Banyuwangi ASRI. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai anggota BPD dengan baik serta ikut mendorong kemajuan pembangunan desa,” pesannya.

Berdasarkan hasil penghitungan suara di Dusun Krajan, calon nomor urut 1, Suhairi, berhasil meraih suara terbanyak dengan 64 suara. Posisi kedua ditempati Santoso dengan 50 suara, sedangkan Nasiruddin memperoleh 49 suara sehingga belum berhasil meraih kursi perwakilan BPD.

Sementara itu, di Dusun Karanganyar persaingan berlangsung cukup ketat. Hadi Suwarno yang merupakan calon nomor urut 3 keluar sebagai peraih suara terbanyak dengan 49 suara. Disusul Abdul Ghofar dengan 44 suara, sedangkan calon nomor urut 1, Reni Anang, memperoleh 42 suara dan harus tersingkir dalam kontestasi tersebut meski sebelumnya menjabat sebagai anggota BPD petahana.

Dengan berakhirnya proses pemungutan suara ini, masyarakat berharap anggota BPD terpilih dapat menjadi penyambung aspirasi warga serta bersinergi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi Desa Bajulmati selama masa bakti 2026–2034.

(Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *