DPC Persatuan Artis Musik Dangdut IndonesiaDPC PAMDI Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi menggelar acara ziarah makam pahlawan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Bsnyuwangi, Minggu (16/8).
Acara ini dihadiri oleh puluhan pengurus dan relawan.
Acara dimulai dengan sambutan pembuka oleh DR. H. Sarminanto, SH, MM , Ketua DPC PAMDI Banyuwangi dan doa bersama yang dipimpin oleh Mayor Pol ( Purnawiran ) Jupriadi , di depan makam para pahlawan.
Setelah itu, para peserta tabur bunga tampak khusyuk menabur bunga di setiap makam para pahlawan yang terbaring di TMP Wisma Raga Satria, sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Ketua DPC PAMDI Banyuwangi, Dr. H. Sarminanto, S.H., M.M., mengatakan kegiatan doa bersama dan tabur bunga merupakan ajakan kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah. Seperti yang disampaikan Bung Karno, Jasmerah Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang memahami sejarah dan menghormati para pendahulu yang sudah berkorban untuk masa depan tanpa pamrih,” ujarnya.
H. Sarminanto menambahkan, dalam kegiatan ini PAMDI Banyuwangi juga memberikan perhatian khusus kepada para pahlawan tanpa nama yang ada di TMP.
“Pahlawan tanpa nama tersebut mewakili puluhan ribu pejuang dari laskar rakyat, laskar pemuda, dan santri dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Banyuwangi. Mereka gugur melawan penjajah saat peristiwa perang di Banyuwangi. Mereka berjuang tanpa pamrih dan namanya tercatat di TMP sebagai pahlawan,” jelasnya.
“Jangan kita berpikir apa yang diberikan negara untuk kita, tapi apa yang kita berikan untuk negara,” tegasnya.
Warisi Api Perjuangan, Bukan Abunya
Sementara itu, Bambang Bs, S.E., http://M.Si., Sekretaris DPC PAMDI Banyuwangi, mengatakan para pahlawan tanpa nama itu gugur didasari keikhlasan dan tekad mengorbankan jiwa, raga, dan darah untuk bangsa Indonesia, untuk anak cucu, dan generasi saat ini.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh generasi muda untuk mencontoh dan menjadikan para pahlawan sebagai teladan. Dengan tantangan zaman saat ini, pemuda harus mengambil tekad dan semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih agar bisa menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan teknologi,” ucapnya.
“Dalam memperingati hari pahlawan ini, jangan warisi abunya, tetapi kita gunakan api perjuangan dan pengorbanan untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
H. Sarminanto menambahkan, dalam kegiatan doa bersama dan tabur bunga, DPC PAMDI Banyuwangi memberikan perhatian khusus kepada para pahlawan termasuk tanpa nama yang ada di TMP.
Pahlawan tanpa nama tersebut mewakili puluhan ribu pahlawan yang terdiri atas laskar rakyat, laskar pemuda dan santri dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Banyuwangi.
“Para pahlawan ini gugur melawan penjajah saat peristiwa perang di Banyuwangi. Mereka berjuang tanpa pamrih dan namanya tercatat di TMP sebagai pahlawan,” .Jangan kita berpikir apa yang diberikan negara untuk kita, tapi apa yang kita berikan untuk negara,” tegasnya.
Menurut Bambang Bs. SE, Msi, Sekretaris DPC PAMDI Banyuwangi para pahlawan tanpa ini didasari keihklasan dan tekad untuk mengorbankan jiwa, raga dan darah untuk bangsa Indonesia, untuk anak cucu dan generasi saat ini serta membuktikan bahwa Indonesia bisa bertahan sampai saat ini.
Untuk itu, Bambang mengajak seluruh generasi muda untuk menyontoh menjadikan para pahlawan sebagai tauladan.
Dengan tantangan zaman kekinian, pemuda harus mengambil tekad dan semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih agar bisa menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan teknologi.
Dalam memperingati hari pahlawan ini, jangan warisi abunya tetapi kita gunakan api perjuangan dan pengorbanan untuk Indonesia lebih baik lagi.(Ilham Triadi)


Komentar