oleh

Camat Ngantor di Desa Kembali Bergulir, Empat Desa di Wongsorejo Siap Jadi Lokasi CATOR DESA

BANYUWANGI, Jurnalnews.com – Program Camat Ngantor di Desa (CATOR DESA) kembali akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan penyampaian informasi sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kecamatan kepada masyarakat di tingkat desa.

Sebelumnya, program CATOR DESA telah dilaksanakan di sejumlah desa, di antaranya Desa Alasbuluh, Desa Bengkak dan Desa Alasrejo. Setelah sempat berhenti seiring dengan berbagai agenda kegiatan Agustusan, program tersebut kini kembali dilanjutkan secara bergilir ke desa-desa lainnya.

Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud, mengatakan CATOR DESA akan kembali dilaksanakan di desa-desa yang belum mendapatkan giliran.

“Seusai kegiatan Agustusan, sekarang program CATOR DESA akan dilaksanakan lagi di desa yang belum, setiap hari Senin,” kata Mahfud melalui sambungan WhatsApp, Jumat (18/9/2026).

Mengusung tema “DEKAT MELAYANI, SINERGI MEMBANGUN DESA”, pelaksanaan CATOR DESA telah dijadwalkan mulai Senin, 21 September 2026.

Adapun jadwal pelaksanaannya yakni 21 September di Desa Sumberanyar, 28 September di Desa SumberKencono, 5 Oktober di Desa Sidodadi, dan 12 Oktober di Desa Watukebo.

Mahfud juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah desa yang menjadi lokasi CATOR DESA diimbau tidak menyediakan konsumsi atau mamirat serta tidak perlu menggelar kegiatan seremonial.

“Untuk program CATOR DESA dihimbau tidak ada mamirat dan tidak perlu diadakan kegiatan ceremonial. Yang terpenting adalah pelaksanaan sesuai rundown acara dan semua pihak dapat diundang hadirkan,” jelasnya.

Menurutnya, inti dari kegiatan tersebut adalah membangun komunikasi dan dialog secara langsung antara pemerintah kecamatan dengan berbagai unsur yang ada di desa.

Dalam sesi dialog, sejumlah pihak yang berkaitan dengan agenda pembangunan desa diharapkan dapat hadir, di antaranya seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus BUMDes, pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kader stunting, serta unsur masyarakat terkait lainnya.

Melalui CATOR DESA, pemerintah kecamatan berharap komunikasi antara kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat dapat berlangsung lebih dekat. Selain menyampaikan informasi pemerintahan, forum tersebut juga menjadi ruang untuk mendengarkan berbagai persoalan serta membahas agenda pembangunan yang ada di masing-masing desa. (Venus). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *