oleh

Unik! Pemdes Bangsring Buka Kantin Kejujuran, Warga Bisa Ambil Minuman dan Bayar Sendiri

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Inovasi pelayanan publik terus dikembangkan oleh Pemerintah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, Pemdes Bangsring menghadirkan kantin kejujuran, sebuah lapak penjualan minuman tanpa penjaga yang memberikan kemudahan bagi warga saat mengurus administrasi di kantor desa.

Kantin kejujuran tersebut memanfaatkan sebuah lemari es yang ditempatkan di luar kantor desa, tepatnya di dekat dinding aula desa. Lokasinya berdekatan dengan tempat duduk warga yang sedang menunggu proses pelayanan administrasi.

Di dalam lemari es tersedia berbagai minuman yang dapat diambil sendiri oleh warga. Menariknya, pembeli juga melakukan pembayaran secara mandiri tanpa harus dilayani atau diawasi oleh petugas khusus.

Sekretaris Desa Bangsring, Saiful Bahri, menjelaskan bahwa gagasan tersebut berawal dari pengamatan terhadap kebiasaan warga yang harus menunggu ketika mengurus dokumen administrasi di kantor desa.

Menurutnya, meskipun terlihat sederhana, penyediaan minuman menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kenyamanan masyarakat selama menunggu pelayanan.

“Pemdes Bangsring membuka kantin kejujuran. Berawal dari melihat warga yang sedang mengurus administrasi surat-surat, seperti SPM, biasanya harus menunggu. Mungkin mereka merasa bingung atau ingin mencari minuman. Dari situ muncul ide untuk menyediakan minuman yang bisa diambil dan dibayar sendiri tanpa dijaga,” jelas Saiful Bahri, Jumat (9/10/2026).

Ia menambahkan, kantin kejujuran tersebut dilengkapi dengan daftar menu, harga, serta petunjuk pembayaran agar warga dapat bertransaksi secara mandiri.

Untuk memudahkan pembeli, pembayaran bisa dilakukan menggunakan uang tunai dengan nominal yang sesuai maupun melalui sistem pembayaran digital QRIS.

Konsep tersebut sekaligus mengedepankan nilai kejujuran dan kepercayaan. Warga diberi keleluasaan untuk mengambil minuman sesuai kebutuhan, kemudian membayar berdasarkan harga yang telah tercantum.

Saiful Bahri mengungkapkan, sejak mulai dibuka hampir satu bulan lalu, kantin kejujuran tersebut mendapat respons dari masyarakat yang datang ke kantor desa untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.

“Alhamdulillah, selama hampir satu bulan kantin kejujuran ini dibuka, respons dari orang-orang yang datang ke kantor desa untuk mengurus administrasi cukup baik. Sudah banyak yang membeli dan mengetahui keberadaan kantin ini. Ini hanya tambahan pelayanan di luar pelayanan utama desa,” terangnya.

Kehadiran kantin kejujuran menjadi salah satu upaya Pemdes Bangsring dalam menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. Selain menyediakan minuman dengan sistem pembayaran mandiri, inovasi ini juga menanamkan nilai kepercayaan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui langkah sederhana tersebut, Pemdes Bangsring menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak selalu harus dimulai dari program besar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui fasilitas kecil yang sesuai dengan kebutuhan warga. (Venus). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *