oleh

FKKS Rogojampi Sinergi Lintas Program Kecamatan Sehat dan Literasi Masyarakat

Rogojampi :– Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Rogojampi menggelar pertemuan perdana bersama Sekretaris Kecamatan Rogojampi yang baru dilantik, Denta Saputra, S.Sos., M.M. Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi untuk membahas sejumlah program prioritas FKKS Rogojampi di Ruang Sekcam, Kamis (22/10/26).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua FKKS Rogojampi Drs. H. Yaseni B, M.Pd., Sekretaris FKKS Andi Budi Setiawan, S.Pd., Bendahara Nur Aeni Indarwati, S.Ap., serta Aguk Wahyu Nuryadi sebagai perwakilan anggota Forum Banyuwangi Sehat (FBS) Kabupaten Banyuwangi.

Dalam pemaparannya, Aguk Wahyu Nuryadi menyampaikan gambaran program yang telah berjalan di Forum Banyuwangi Sehat maupun FKKS Rogojampi. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi lintas sektor agar upaya mewujudkan kecamatan yang sehat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan melibatkan FKKS Rogojampi, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), puskesmas, civitas pendidikan, pemerintah desa, serta Kelompok Kerja (Pokja) Desa di wilayah Kecamatan Rogojampi. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi salah satu kunci agar program kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau lebih banyak warga.”Rogojampi juga jadi pilot project program disabilitas nasional, mari kolaborasi dan semua peduli, ” tutur pegiat LSM dan jurnalis warga ini.

Ketua FKKS Rogojampi, Drs. H. Yaseni B, M.Pd., sampaikan sejumlah program prioritas yang berpotensi dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Dua di antaranya adalah Kembar Pesona (Kemah Bersama OSIS, PMR, UKS, Pramuka: Pelopor Hidup Bersih dan Sehat) serta pelatihan bagi pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di lembaga pendidikan se-Kecamatan Rogojampi.

Melalui program Kembar Pesona, FKKS Rogojampi berupaya mendorong keterlibatan pelajar dalam menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sementara itu, pelatihan pembina UKS diharapkan dapat memperkuat peran sekolah dalam membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan pendidikan.
“Selain mendapatkan ilmu dan pemahaman baru, pembina UKS yang mengikuti pelatihan juga akan memperoleh sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dan kompetensi. Kami berharap sertifikat tersebut dapat menjadi bekal bagi para pembina dalam menjalankan tugas serta meningkatkan kualitas pembinaan UKS di masing-masing lembaga pendidikan,” jelasnya.

Sekretaris FKKS Rogojampi, Andi Budi Setiawan, S.Pd., turut mengusulkan penguatan digitalisasi organisasi melalui penyusunan basis data, pengelolaan media sosial, hingga pengembangan website resmi FKKS Rogojampi. Menurutnya, langkah tersebut penting agar setiap kegiatan dan program terdokumentasi dengan baik sekaligus memudahkan masyarakat mengenal FKKS lebih dekat.

“Digitalisasi bukan sekadar sarana publikasi, tetapi juga menjadi rekam digital organisasi. Dengan dokumentasi yang tertata, setiap kegiatan dan capaian FKKS Rogojampi dapat diketahui masyarakat serta menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program berikutnya,” ujarnya.

Selain digitalisasi, Andi juga menyoroti perlunya menghidupkan kembali program pojok baca yang telah tersedia di sejumlah kantor desa. Program ini dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan di sekitar wilayah desa, mulai dari jenjang PAUD, TK, dan SD, serta berpeluang diperluas ke jenjang SMP, SMA, hingga masyarakat umum.

Penguatan pojok baca diharapkan dapat menghadirkan ruang literasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah desa dan lembaga pendidikan, pojok baca tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang belajar, berbagi pengetahuan, dan menumbuhkan budaya membaca.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kecamatan Rogojampi, Denta Saputra, S.Sos., M.M., menyambut baik program-program yang disampaikan FKKS Rogojampi. Meski baru menjabat, ia menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dinilai dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Denta juga menyampaikan rencana untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait demi mendukung kelancaran pelaksanaan program. Ia meyakini keterlibatan seluruh unsur akan menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan kegiatan FKKS Rogojampi.
Pertemuan perdana ini menjadi pijakan awal untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara FKKS Rogojampi dengan pemerintah kecamatan serta para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi yang dibangun diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi berlanjut menjadi kegiatan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
FKKS Rogojampi mengajak seluruh unsur masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung gerakan kecamatan sehat dan penguatan literasi. Sebab, lingkungan yang sehat dan masyarakat yang gemar membaca tumbuh dari kepedulian, kolaborasi, serta langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. (Andi BS/AWN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *