oleh

OJK Bersama Astra Nasional Meresmikan Bank Wakaf Mikro di Pompes Minhajut Thullab

BANYUWANGI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Astra Nasional, meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) Minhajut Thullab di Desa Sumberberas Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Senin (28/01/2019).

Menurut Ahmad Hidayat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuwangan (OJK), Bank Wakaf Mikro (BWM) Minhajut Thullab ini yang paling siap menjadi Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

“Ini adalah Bank Wakaf mikro yang pertama di Banyuwangi, dipilih karena paling siap. Infrastruktur ada, embrio masyarakat sekitar pompes besar dan ini yang ke 41 di Indonesia,” jelasnya.

Kucuran dana yang disalurkan ke BWM Minhajut Thullab mencapai Rp 4 miliar. Namun hanya Rp 1 miliar yang akan disalurkan BWM Minhajut Thullab kepada masyarakat.

” (Dana donasi) yang dikucurkan Rp 4 miliar. Namun untuk Rp 3 miliar akan disimpan di Bank Syariah. Jadi tidak semua dana yang akan disalurkan ke masyarakat sebagai pinjaman,” ucapnya.

Pihaknya, lanjut dia, memiliki komitmen
tinggi untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi
masyarakat pelaku usaha mikro kecil yang belum dapat mengakses lembaga keuangan formal.

Untuk mengembangkan masyarakat pesantren yg belum mengenal perbangkan, maka kami berkeinginan memperdayakan masyarakat sekitar pesantren supaya perekonomian mereka semakin meningkat.

Ketiadaan akses keuangan seringkali dimanfaatkan para rentenir dengan memberikan pinjaman berbunga
tinggi. Sebab itu OJK terus mendorong pembentukan BWM yang memberikan pembiayaan yang mudah, murah, cepat.

“Dan tanpa agunan bagi masyarakat mikro kecil yang produktif sehingga tidak lagi terjerat hutang dari para tengkulak,” paparnya.

Dengan skema pembiayaan yang ditawarkan BWM diyakini sudah relatif cukup untuk membiayai usaha mikro. Apalagi imbal hasi yang harus dibayarkan hanya 3 persen per tahun.

Dia mencontohkan, kalau dihitung setiap pembiayaan Rp 1 juta, nasabah hanya dibebani cicilan kurang lebih Rp ribu setiap minggunya. Belum lagi ditambah konsep pelatihan dan pendampingan wirausaha bagi para nasabah.

“Ada pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan usahanya sehingga kami sangat yakin nantinya penghasilan dan kapasitas usaha-usaha mikro kecil ini dapat bertambah dan pada akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya. (Ry).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *