BANYUWANGI – Ratusan anggota Koprasi Unit Desa (KUD) Trijaya Sraten mendatangi kantor yang berlokasi di Desa Sraten Kecamatan Cluring. Pukul 09.00 wib. Jumat (10/01/2020).
Meraka menuntut haknya yaitu uang yang ditabungkan di Koprasi Trijaya berharap cepat kembali,
Mereka tahu jika kantor sudak tidak ada aktivitas alias kosong tetapi tujuan mereka datang ke kantor hanya memasang baner dan menyegel aset milik Koprasi.
Hampir semua anggota yang datang kekantor KUD Trijaya sekarang bergerak menuju Mapolresta.
Massa bergerak menuju kota Banyuwangi ke Mapolresta dengan didampingi Yunus Wahyudi.
Sebelum jalan menuju Mapolresta yunus memberi komentar kepada wartawan, dirinya ingin menanyakan persoalan KUD yang dulunya pernah dilaporkan.
“kami mau menuju Mapolresta bertujuan ingin menanyakan laporan yang dulu pernah dilaporkan namun belum ada titik terang.” Jelasnya.
“Bahkan persoalan ini sudah berbulan bulan masak sih SP saja belom ada, nah dari situ kami ingin menanyakan agara proses hukum terus berjalan, terutama kepada pihak pengurus.” kata Yunus.
Berkisar 5.200 anggota Koprasi Trijaya yang belum menerima uangnya kembali, mereka cukup berharap mulai Koprasi tersebut dianggapnya vaild sampai sekarang.
Sementara Kepala Desa Sraten H.Rahman dalam persoalan ini dirinya berharap agar cepat diselesaikan oleh pihak pengurus agar tidak ada permasalan diwarganya.
“Saya berharap kepada pengurus KUD agar permasalahan cepat diselesaikan.” Ujarnya.
Anggota KUD Trijaya tidak hanya uang pribadi yang ditaruh di Koprasi namun juga ada milik yayasan, masjid, sekolahan dan anak yatim piatu. (Rny).


Komentar