Bulan Ramadhan menjadi ladang pahala bagi para hamba Allah yang mau menyisihkan rejeki,tenaga fikirannya bagi kebahagiaan sesama. Ternyata bukan hanya milik para orang kaya dan berpunya saja, bisa turut serta dalam perlombaan kebaikan ini.
Sekelompok pemuda -pemudi dan juga warga yang menjadi binaan DPW Perempuan Bangsa Profinsi Bali, bertempat di posko Pemogan yang juga merupakan rumah kediaman dari ketuanya H. Laily Susanti (H.Susanti Laily).

Setiap hari para pemuda – pemudi binaan tersebut menyiapkan minuman untuk pendamping takjil bagi mereka yang berbuka puasa. Yang menarik adalah, setiap hari berbeda variant/rasa dan warnanya, seperti yang telah berjalan selama 5 hari ini.
Ada ice syirup timun suri, ice milk cincau, ice pandan cincau,yang semuanya dengan komposisi pas didah terutama bagi yang berpuasa. Tidak terlalu manis,semua serba cukup baik rasa dan juga tampilannya. Setiap ice yang dimasukkan cup akan ditutup dengan rapi menggunakan mesin pres yang disiapkan oleh ibu Susanti.

Menurut beliau para pemuda -pemudi binaan DPW Perempuan Bangsa P.rofinsi Bali yang diketuainya tersebut, berasal dari warga lingkungan sekitar yang bersemangat mengikuti semua kegiatan terutama untuk aksi sosial seperti ini.
Melatih jiwa dan semangatnya untuk perduli, berbagi, nilai keikhlasan, kebersamaan kerukunan bertanggung jawab dan simpati empati dengan sikon juga mencari pahala dengan berbagi berkah.
Ibu Susanti, selain menjabat ketua DPW Perempuan Bangsa Profinsi Bali,beliau juga pengusaha garmen ber -merk LAILY FAIRLY (export busana pesta anak Australia), juga aktifis di beberapa organisasi cukup besar di Bali, (Muslimat NU, Ikawangi, Bendahara PKB Profinsi Bali) serta beberapa kelompok sosial lainnya.
Menyiapkan SDM yang potensi bagi masyarakat ditengah masa krisis tidak menyurutkan langkahnya, didukung seluruh keluarganya maka posko pemogan tiap sore menjelang petang akan selalu ramai dengan giat semangat pemuda pemudi binaannya yang berlomba berkreasi menyiapkan minuman ice cup aneka rasa, penyiram dahaga ikhwan akhwat yang berpuasa.
Semua boleh minta gratis dengan syarat menjemputnya keposko,dan didaftar sesuai urutannya, begitu penjelasan ibu Susanti kepada penulis. Siapa saja yang telah terdaftar dilist ,akan bisa mengambilnya dengan porsi yang sudah ditentukan ada yang 50, 30, 25, bahkan untuk Kampung Santri Bali sudah indent 100 cup tiap hari Alhamdulillah bisa diistiqomahkan per tanggal 24 nanti begitu penjelasan beliau yang di amiinkan Ustazd Widodo, yang tiap hari ke posko Pemogan membawa keranjang untuk membawa berkah tersebut ke Jl. By Pass Tanah Lot Munggu.
Sebelumnya tanggal 24 ,mulai ramadhan hari ke 2, KSB dapat 50 -an cup itu karena sudah lebih dulu diindent oleh mushola dan yayasan serta masyarakat setempat.
Seperti yang tertulis dalam Al Qur’an tentang Amal Sholeh (QS. Al-Haii:14, QS.An-Nahl:97, QS.Al-Kahfi:110)maka berbagi takjil ice cup oleh pemuda -pemudi dibawah binaan ibu Susanti ini semoga menjadikan amal dan dapat pahala yang sama sesuai dengan iman dan keikhlasannya.Semoga istiqomah dan juga Barakah.
Dari catatan Ramadhan, di Bali Sabtu, 17-04-2021 (Ambarwati Soenarko).


Komentar