Kabat, Isak tangis meledak saat jenazah Ariana Niken Permatasari 22 tahun tiba di rumah duka. Putri pertama pasangan bapak Hariyanto dan ibu Istianah warga Dusun Krajan RT 02 RW 04 Desa Kabat Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi. Jenazah tiba di rumah duka pukul 03.00 WIB dinihari tadi, Rabu (30/06/2021).
Meninggalnya korban yang masih lajang tersebut menyisakan duka yang sangat dalam bagi semua kerabatnya. Kedua orang tua korban berkali – kali pingsan saat melihat jenazah putrinya. Ibu korban sempat berteriak histeris sambil memanggil “Anakku cantik, anakku cantik” suasana tambah semakin haru.

Setelah di temukan, korban langsung di bawa ke Puskesmas 11 Melaya dalam keadaan sudah meninggal sekitar pukul 21.10 WITA. Selanjutnya di bawa ke Banyuwangi untuk di teruskan ke rumah duka.
Almarhumah Niken, panggilannya, sehari – hari sebagai tenaga outsourcing di ASDP bagian penjualan tiket, adalah pribadi yang sopan dan familiar sekali di lingkungannya. Ibu Masronah salah satu tetangga dekatnya mengatakan, “Niken itu anaknya baik mbak, humoris dan tidak pernah neko – neko, ” ujar salah satu staff pelayanan di Kecamatan Blimbingsari.
Niken menjadi salah satu korban KMP Yunice saat melaksanakan tugasnya yang di rolling ke Pelabuhan Gilimanuk bersama 6 rekannya.
Kini “Anak cantik” sudah pergi untuk selama lamanya, semoga almarhumah Niken husnul khotimah. ( KA )


Komentar