oleh

Menderita Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Kecamatan Singojuruh Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri di Gendohh

 

BANYUWANGI – Seorang menderita sakit menahun
tidak kunjung sembuh mengahiri hidupnya dengan cara Gantung diri,Dirumah Kakeknya (Almarhum)
Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi. Sabtu (21/8/2021)

Kapoksek Sempu Iptu Rudi Sunaryanto membenarkan telah ditemukan orang meninggal dunia yang diduga Gantung diri.

Tempat kejadian perkara (TKP di Dusun Plaosan RT 04 RW 02 Desa gendoh kecamatan sempu, Banyuwangi.

Adapun Korban Insial YB (26) Dusun Kendal RT 02 RW 03 Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.”
Kata Kapolsek Iptu Rudi Sunaryanto.

Iptu Rudi Sunaryanto menjelaskan kronologi kejadian Pada hari Sabtu tanggal 21 Agustus 2021 Sekitar pukul 13.00 wib di temukan orang meninggal dunia yang di duga gantung diri, bertempat di rumah kakeknya (alm. Suroso) saat itu dalam keadaan kosong sekira lebih 3 bulan.

Dengan alasan menempati rumah tersebut, korban melaksanakan Tirah karena sakit menahun dan juga keluarga dan orang tuanya sering menjenguknya.

Lanjut, Sekira pukul 13.00 wib orang tua korban Suwarso saat menjenguk di rumah tersebut, korban sudah dalam keadaan tergantung diri menggunakan selimut yang di kaitkan pada kayu rumah tersebut.

Selama masih hidup korban mengalami atau menderita sakit menahun, yaitu lambung dan syaraf tak kunjung sembuh.

Dengan kejadian tersebut keluarga menghubungi warga yang lain dan langsung menurunkan korban, selanjutnya membawa jenazah kerumah tempat tinggalnya.”imbuhnya.

Masih Iptu Rudi Sunaryanto Sehubungan dengan kejadian tersebut kadus plaosan melaporkan kepada polsek sempu , kemudian di lakukan VER bersama perawat Puskesmas Singojuruh, bersama warga yang lain dilakukan pemulasaraan untuk di semayamkan di TPU kendal Singojuruh.

Sebelum di semayamkan di lakukan visum luar oleh pihak kesehatan puskesmas Singojuruh di dampingi oleh keluarga,

Hasilnya menunjukkan diri khusus layaknya orang gantung diri dan tidak ada tanda tanda penganiayaan tubuh korban dan juga tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Pihak Keluarga korban monolak dilakukan otopsi dan membuat surat penyataan menerimakan kematian korban adalah sebuah musibah dan murni meninggal akibat gantung diri.”ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *