oleh

Persiapan Peringati Maulud Nabi Muhamad SAW di Kampung Santri Bali

Memasuki bulan Rabiul awal semua umat Islam akan memeringati kelahiran Nabi Besar Muhammad Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Kampung santri Bali yang beralamat di Jalan By Pass Tanah Lot Desa Munggu Mengwi Badung juga bersiap untuk menyambut hari kelahiran Rasulullah Sejak hari Senin yang lalu para santri mulai giat berlatih bersholawat menghafal surat-surat pendek Asmaul Husna serta berlatih lagu-lagu Nuansa Islami.

Untuk menambah semangat dan kreativitas para santri pengasuh Kampung santri Bali Ustad Widodo dan Bunda Yuni mencoba untuk menyiapkan alat musik sederhana yang bisa dengan cepat dan mudah dipelajari dalam waktu hanya satu minggu.  Setelah bermusyawarah dengan wali santri maka dipersiapkan alat musik tradisional dari bambu yang disebut Patrol serta pengiring pengiringnya dari bahan daur ulang berupa botol air mineral yang diisi batu kerikil kecil serta besi bekas yang berbentuk segitiga mirip alat musik Triangle.

IMG-20211014-WA0054

Mempersiapkan alat musik bambu bekas bahan bangunan yang didapat dari lokasi proyek bongkaran bambu yang sudah tidak terpakai dipotong dijemur dan dan dibersihkan sehingga layak dipakai untuk pemukulnya dibuat dari kayu Galang yang diambil dari rumah salah satu wali Santri di desa Cemagi tepatnya jam 5 sore hari Kamis tanggal 14 Oktober 2021 para santri berkumpul dan berdoa serta menghafalkan Asmaul Husna surat-surat pendek serta Sholawat Nabi. Setengah jam kemudian semua santri laki-laki dibagikan alat musik bambu atau Patrol serta pemukulnya mereka dikenalkan dengan sejarah bambu serta kegunaannya yang sudah sejak lama dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari Setelah itu mereka di ajari teknik pemukulan atas bawah dengan birama 1 persatu atau Irama lambat dan juga Irama titir atau pukulan cepat meskipun baru pertama mengenal alat musik.

 

Para santri terlihat antusias dan bersemangat terlihat dari keseriusan mereka memegang dan juga teknik memukul nya yang kompak sementara santri putri memegang alat sederhana dari botol air mineral kosong diisi batu kecil atau kerikil sehingga berbunyi nyaring dan mantap kegiatan sore hari di kampung santri terlihat cukup energik. Tampak support yang di berikan oleh orang tua para santri yang saat itu juga hadir memberi semangat meskipun baru pertama kali memegang alat musik tradisional sederhana dari bambu yang dikenal dengan Patrol seolah-olah sudah terbiasa mereka dengan gembira memainkan musik serta bernyanyi orkestra musik Patrol.

Kampung santri Bali siap memeriahkan perayaan Maulid Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pada tanggal 12 rabi’ul Awwal 1443 Hijriyah hari Selasa 19 Oktober 2021 Sallallahu ala Muhammad Marhaban Sallallahu Alaihi wasallim Marhaban Sallallahu ala Muhammad Marhaban Sallallahu Alaihi Wasallam Marhaban dari kampung santri Bali Ambarwati soenarko

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *