oleh

Roadshow Sosialisasi Kampung KB, Berakhir Di Desa Patoman Kampung Bali.Banyuwangi.

BLIMBINGSARI – Ada yang menarik diacara Integrasi Kampung KB yang dilaksanakan di Desa Patoman. Rombongan dari BKKBN Propinsi Jawa Timur tidak biasa melihat dijawa terasa dipulau Bali, masyarakat nya berpakaian adat seperti Bali, karena memang di Patoman ada kampung Bali yang masyarakatnya didominan dari bali, namun karena lama di banyuwangi mereka berbahasa Osing campur Bali. Pada jumat kemarin pukul 08.00 (29/12). Sabtu (30/12/2017).

Acara dibuka dengan tarian pendet kas pulau Bali, semua tamu kehormatan terkesimak heran, karena selain masyarakat yang menghadiri berpakaian adat bali, juga swasana lingkungan seperti dibali.

Foto: Para penari pendet saat acara pembukaan sosialisasi kampung KB di desa Patoman kecamatan Blimbingsari. (Rony).
Foto: Para penari pendet saat acara pembukaan sosialisasi kampung KB di desa Patoman kecamatan Blimbingsari. (Rony).

Acar dibuka dengan tarian pendet Bali, dilengkapi gamelan bali, warga yang hadir berpakaian adat Bali, tetapi ini semua masih ditanah Jawa yakni Banyuwangi.

Acara masih seperti tempat sebelumnya, dihadiri oleh Forpimka kecamatan dan tamu undangan juga sebagai narasumber BKKBN Propinsi Jawa Timur Karnadi Sigit, juga dari BKKBN Banyuwangi Pua Jiwa serta, Mitra kerja 2017 dari DPR RI Komisi IX yang diwakili Eko Hariyono dari DPRD Banyuwangi dan ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara serta tim staf ahli Nur Suhud.

Sosialisasi Kampung KB, ini paling meriah dan penuh dengan nuansa ethnic, seperti diceritakan oleh Pua Jiwa saat dipodium,” ya,, dari tempat yang lain ini yang paling meriah, kompak dan penuh nuansa ethnic serta rukun,” ucap Pua Jiwa.

Seperti ditempat lain Pua Jiwa Kepala Dinas BKKBN Banyuwangi, bercerita tentang program – program Keluarga Berencana,” kita harus mengikuti program KB dua anak cukup laki perempuan sama saja. dilanjut, salam KB dua anak cukup bahagia sejahtera dengan mengangkat jari tiga dengan telunjuk dilingkarkan, dan salan genre sehat cerdas ceria, genre indonesia saatnya yang muda dan berencana, tidak boleh sex bebas tidak boleh menikah usia dini, jangan memakai narkoba dan minuman keras,” paparnya.

Foto: lokasi sosialisasi kampung KB di desa Patoman. (Rony).
Foto: lokasi sosialisasi kampung KB di desa Patoman. (Rony).

Sementara kepala Bidang Latihan dan Pengembangan (Latbang) Propinsi Jawa Timur, Karnadi Sigit,”Kampung KB bertujuan mensejahterakan masyarakat, maka kita selalu adakan program Kampung KB ini sampai terwujud dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dilanjut, pembagian hadiah dan doorprize sebagai penutup acara. Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara,” memaparkan bahwa acara tersebut terselenggara berkat hasil dari pada program bapak Nur Suhud anggota DPR RI Komisi IX yang memang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, kami ucapkan terima kasih kepada bapak Nur Suhud walau beliau tidak ada dalam acara ini karena kesibukannya tetapi acara ini selesai dengan respon baik dari masyarakat,” terang Made.(Rony).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *