GAMBIRAN – Warga harus merusak trotoar dengan cara menjebol, karena air selalu meluap kejalan raya, diduga trotoar yang dirusak karena tersumbat hingga mengakibatkan air meluap kejalan raya.
Kejadian itu ditrotoar jalan yang berlokasi didepan terminal Jajaq Desa Jajaq Kecamatan Gambiran, pada hari Kamis lalu air muntah kejalan akibat trotoar tersumbat sampah dan walet. Minggu (20/05/2018).
Dari pantauan media trotoar yang tersumbat sampah itu diduga karena walet (endapan tanah) banyak numpuk disepanjang bangunan drainase trotoar.
Seperti yang dijelaskan salah satu warga Din (51) sampah yang tersumbat akibat walet yang menumpuk sepanjang drainase trotoar.
“Walet banyak numpuk disepanjang bangunan drainase, sudah seharusnya diangkat,” jelasnya.
Warga lain Sukarman (60) berharap agar pemerintah segera membersihkan endapan tanah (walet) sepanjang drainase.
“Kami berharap kepada pemerintah agar segera dibersihkan endapan tanah (walet) dari situ, biar jalannya air tetap lancar,” ucapnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya. Akibat saluran Drainase tersumbat, air meluap ke jalan protokol depan terminal Jajaq sampai toko mitra, membuat pengguna jalan harus berhati-hati melalui jalan itu karena licin.
Sementara Ir.Mujiono Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi saat dikonfirmasi melalui Handphone Selularnya belum bisa tersambung.(*)
Reporter : Jaenudin
Editor. : Rony


Komentar