oleh

Mata Terasa Tertutup Mobil Terjun Bebas Ke Sungai Kabianem

TEGALSARI – Sebuah mobil Daihatsu Zebra warna silver bernomor polisi DK 1044 BQ terjun bebas kesungai Kebondalem (KB6) dusun Sumber kembang Desa Karang Mulyo kecamatan Tegalsari pukul 12.00 wib pada Rabo kemarin. Mobil tersebut tercebur tidak menghindari mobil lain melainkan sang supir merasa gelap pandanganya setelah dirinya mengalami batuk – batuk. Kamis (20/09/2018)

Kejadian tersebut langsung mengundang warga sekitar sungai, kejadian itu membuat beberapa warga sontak keluar rumah dan mendapati sebuah mobil mini bus warna silver sudah terapung ditengah sungai.

Seperti yang dijelaskan oleh salah satu warga Tuginah (40). Saat kejadian ia sontak langsung lari mendengar suwara gemuruh disungai.

“Saat itu saya ada diwarung, mendengar suwara gemuruh saya langsung lari melihatnya, ternyata sebuah mobil terjun kesungai.” Terangnya.

Cerita Tukinah, ia melihat mobil itu melaju dari barat dengan berjalan sik-sak tiba-tiba tercebur, saat itu juga saya teriak memanggil warga lain,” ucapnya.

Kejadian itu membuat warga sekitar berhamburan mendatangi lokasi untuk menolong pengendara yang terjebak, setelah warga membantu mengeluarkan penumpang ternyata hanya supir sendiri tidak ada penumpang lain, secepatnya sang sopir ditolong dan ia tidak mengalami luka yang serius.

Tidak berselang lama anggota polsek Tegalsari datang dan langsung cek lokasi kejadian, ia membenarkan bahwa kecelakan ini dikendarai oleh seorang diri bernama Sutrisno (59) warga dusun Jajangan Rt 01 Rw 03 desa Sumber bulu kecamatan Songgon.

Dari keterangan kePolisian sektor Tegalsari, melalui Kanit Reskrim Bripka Eko Siswanto menjelaskan dari keterangan yang ia dapat sebelum kejadian itu Sutrisno mengalami batuk batuk lalu pandangannya kabur dan gelap sehingga mobil oleng kekiri dan tercebur kesungai.

“Sebelum mobilnya masuk sungai, Sutrisno mengalami batu-batuk lalu pandangannya gelap setelah sadar ia sudah didalam sungai,” terang kanit

Selang beberapa waktu sambil menunggu petugas dari Laka dan mobil derek, warga bergotong – royong berusaha mendorong mobil ketepi sungai. Petugas kepolisian Tegalsari dengan dibantu warga akhirnya mobil tersebut bisa dinaikan kejalan raya dengan cara ditarik dengan tali seling yang diikatkan pada mobil Dam Truk milik warga lalu ditarik naik krjalan.

Setelah mobil bisa dinaikan yaitu pada pukul 15.00 wib. Selanjutnya pengendara bersama mobilnya dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan. (Rony).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *