BANYUWANGI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyuwangi melaksanakan kemah bersama lintas agama, diwisata Djawatan milik Perhutani didesa Benculuk kecamatan Cluring. Kegiatan itu merupakan bentuk kebersamaan antar agama yang bertujuan menciptakan kerukunan antar agama ditengah masyarakat. Sabtu (27/10/2018).
Kemah bersama itu dibuka oleh ketua MUI juga ketua umum FKUB Banyuwangi yaitu H.Muhamad Yamin Lc. Dihadiri oleh Forpimka kecamatan Cluring dan tamu undangan dari Forpimda yang mewakili.
Kegiatan itu dipandegani oleh pemuda, dalam wadah Forum Pemuda Lintas Agama Bersatu (FORMULA SATU) Dihadiri kurang lebih 118 Peserta terdiri dari perwakilan 5 agama, meraka akan berkemah di wisata Djawatan yang terkenal rindang dan asrih.
Ketua FKUB, H. Muhamad Yamin Lc menjekaskan,” kegiatan ini bertujuan menyatukan antar umat beragama agar satu dengan yang lain saling memahami supaya masalah – masalah agama bisa diminimalisir.” Jelasnya.
Selain kegiatan kemah bersama dengan agama yang berbeda, event itu bertujuan mempererat kerukunan umat beragama juga pemahaman tentang kebangsaan.
Sementara itu, Suhardiyanto ketua FORMULA SATU saat ditemui awak media menjelaskan bahwa tujuan dari pada kegiatan itu adalah membina pemuda lintas agama dibanyuwangi agar guyub rukun.
“Kami berharap perdamaian yang kita rasakan saat ini bisa dilanjutakan oleh pemuda dan generasi masa yang akan datang.” Ucapnya.
Suharyanto juga berharap kepada Pemuda agar ikut merawat dan melestarikan wisata Djawatan dengan cara menjaga kebersihan dan dilarang merusaknya agar anak cucu kita ikut merasakan keasrihan wisata Djawatan yang berlokasi dilahan Perhutani KPH Benculuk. (Rony)


Komentar