BANYUWANGI – Iba mendengar cerita perempuan setengah baya bernama Tukimah (58). Tukimah adalah istri sah Junet (70) warga Dusun Cempokosari Desa Alian. Junet meningalkan Tukimah kurang lebih 10 tahun. Jumat (03/01/2020).
Tukimah kini tinggal bersama anak laki – lakinya di Dusun Pandansari Rt 04 Rw 02 Desa Sarimulyo kecamatan Cluring. Banyuwangi.
Perempuan satu anak itu harus bekerja keras guna menghidupi keluarganya sejak sang suwami berpamit pulang balik kerumahnya di Desa Alian kecamatan Rogojampi.
Saat ditemui wartawan, Kepala Dusun Pandan sari Agus (52) bercerita soal Tukimah yaitu warganya yang setia menunggu suwaminya berpulang ke rumah.
“Sudah hampir 10 tahun Tukimah ditinggal swami tercinta, swami berpamit pulang ketanah kelahiran Desa Alian, hingga kini swami Tukimah bernama Junet itu tak kembali.” Terang Agus Kepala Dusun Pandan sari, Sarimulyo.
“Baru beberapa hari kemarin saya pergi ke Desa Alian untuk mencari Junet, alhamdulliah saya bertemu Junet. Sontak hati saya terkejut saat itu, karena junet ternyata sudah menikah lagi.” Cerita Agus.
Agus masih saja meneruskan ceritanya ,” karena saya merasa iba melihat Tukimah, saya langsung menanyakan, terus istrimu yang sah “Tukimah” bagaimana. Jawab Junet “ya sudah suruh mengajukan cerai” dengan nada lantang Junet menjawab mas.” Ucapnya.
Sementara Kepala Desa Alian Anton Sujarwo saat dihubungi melalui handphone mengatakan bahwa persoalan warganya itu akan segera diberikan solusi terbaik agar tidak ada permasalan dikemudian hari.
“Segera kami temui pak Junet agar melaksanakan kewajibannya, jika infonya Junet nikah lagi.” Jelasnya.
Tukimah kini tinggal bersama anak semata wayang di gubuk dekat sawah, mereka menikmati hidup dengan bekerja serabutan yang pastinya buruh tani.
Pemerintah desa melalui Kepala Dusun membantu mencarikan jalan terbaik buat Tukimah, dengan cara menyampaikan informasi itu ke Kepala Desa Didik Eko Andryanto. (Rny),


Komentar