BANYUWANGI – Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) angkat bicara terkait Pemangkasan Bantuan BPNT yang ada di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Kamis (21/1/2021).
Saat dikonfirmasi ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) Anton Sujarwo menegaskan bahwa intinya kami menyesalkan penerima bantuan BPNT di pangkas oleh pemerintah pusat.
Karena ujung ujungnya kembali yang jadi korban adalah pemangku kebijakan kepala desa.
“Harapan saya verval data itu harus murni dari desa, dan ini saatnya untuk pembenahan, pembentukan data kemiskinan.”Saya selalu ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) berharap tidak ada lagi polemik terkait penerima bantuan Tersebut, “kata Ketua Askab juga kepala Desa Aliyan Anton Sujarwo.
Menurut Anton Sujarwo, maka dari itu harapan kami nantinya yang terjadi pengurangan tersebut warga ada solusi bisa di masukan lewat bantuan yang lain.
“Karena nanti ujung ujungnya masyarakat yang di pangkas tersebut, menuduh dan mengira pihak desa yang memangkas. Dengan adanya permasalahan ini, perlu ada komunikasi nantinya sesuatu harus bersumber dari bawah biar tepat sasaran.”ungkapnya.(Mbah Din)


Komentar