oleh

Reskrim Polsek Genteng Mengamankan Tersangka Kasus Penganiyaan Terhadap Tunangannya

example banner
Spread the love

BANYUWANGI – Gegara Menganiaya Tunangannya tersangka Dicky Aditya Pratama (21) Kecamatan Gambiran, diamankan Mapolsek Genteng, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Senin (25/1/2021).

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji, S.H mengatakan memang benar unit Reskrim Polsek Genteng mengamankan tersangka kasus penganiayaan terhadap Tunagannya.

Tempat kejadian perkara (TKP) di Standion RTH Maron Dusun Maron Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

“Korban Irda Mafina (20) Dusun Maron Rt. 004 Rw. 002 Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan tersangka Dicky Aditya Pratama (21) Dusun Setembel Rt 03 Rw. 03 Desa Gambiran Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, “kata Kapolsek AKP Sudarmaji S.H.

Lanjut, AKP Sudarmaji menjelaskan Kronologi kejadian Bahwa pada hari Minggu tanggal 17 Januari 2021, sekira jam 19.00 wib pelapor didatangi tersangka di standion jualan di RTH Maron, saat itu korban ditugasi untuk jualan baju oleh toko Jeneti Busana Genteng di RTH Maron.

Dan Tiba-tiba tersangka datang, sambil meminta handpone, ATM dan cincin tunangannya, karena sebelumnya ada permasalahan antara korban dan tersangka dan tersangka ingin putus tunangannya, akan tetapi korban minta sampai mamanya pulang kerja di Srono.

Dikarenakan tidak ingin pertengkaran diketahui orang banyak, keduanya kemudian berpindah ke pintu depan mobil toko, kemudian tersangka tetap meminta barang yang ada pada korban, hingga diberikanlah cincin dan ATM kepada tersangka.

Akan tetapi tersangka malah emosi dan melakukan pemukulan di bagian pipi kanan dan kiri, kemudian kening didorong. Lalu dengan cara mengepal memukul dengan keras dibagian wajah korban sehingga mengenai bibir bagian bawah dan mengeluarkan darah hingga menetes di bajunya.

Setelah melakukan Penganiayaan terhadap tunangannya, tersangka langsung pergi begitu saja.

Dan akhirnya Dicky Aditya Pratama ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan. “Tersangka kita jerat dengan pasal 351ayat (1) KUHP tentang penganiayaan,” pungkasnya.(Mbah Din)