Dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) panitia program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Bulurejo kecamatan Purwoharjo mengelar Sosialisasi Rabu (17/03/2021)
Dalam acara itu ikut hadir dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi I MADE PARMA, S.H. Dalam sambutannya ia berharap agar panitia harus extra hati- hati dalam proses yang sedang dilakukan itu, karena menurutnya banyak terjadi masalah di kepengurusan PTSL ini karena kurang cermatnya panitia dalam meneliti berkas berkas yang sudah masuk ke kepanitiaan.

“Mohon untuk panitia agar berhati hati jangan sampai nanti ada sertifikat yang sudah di urus di reguler di alihkan pada kepengurusan PTSL, “tegas Made.
Sementara itu, kepala desa Bulurejo Widarto, ST. berkata jika warganya sangat antusias dan bersyukur sekali dengan adanya 150.000 per bidang tanah mereka di PTSL itu, dan Widarto juga mengatakan jika warganya ada yang mengurus sampai empat bidang satu warga.
“Warga yang mengurus sangat bergembira dengan seratus lima puluh ribu perbidang itu sesuai SKB tiga menteri bahkan mereka ada yang mengurus sampai empat bidang perorang, ” jelasnya.
Selain itu juga Widarto menerangkan bahwa di tahun ini tinggal 3500 bidang yang akan terealisasi dari jumlah kuota 4900 bidang, yang 1.400 bidang sudah terealisasi di tahun 2021.

Dilain tempat salah satu warga yang mengurus PTSL namun tidak mau disebut namanya menyatakan jika bisa ia akan mengajukan tidak hanya empat bidang tanahnya namun enam bidang namun ia merasa sudah puas dengan di terimanya empat bidang tanahnya itu,dan ia berharap di tahun 2022 akan ada lagi program PTSL itu.
“Saya itu sungkan karena sudah empat bidang yang saya ajukan sebenarnya enam bidang saya mas, semoga di tahun depan adalagi ,karena cumak seratus limapuluh ribu sudah dapat sertifikat ya mas!” Jlentrehnya.(Ilham Sodik)


Komentar