oleh

Sosialisasi Penanggulangan Bencana oleh BPBD Banyuwangi

Banyuwangi – Guna menciptakan warga yang tangguh dalam menanggulangi dan antisipasi serta mengidentifikasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi menggelar Sosialisasi bersama tiga pilar Desa Kemiren Glagah Banyuwangi,
Dalam kesempatan itu, dihadiri oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Eka Muharam Supriadi dan kasi Penanggulangan Bencana Yusuf , juga ikut hadir ketua Linmas Desa Kemiren H. Suhairi, Babinsa Sirtu Rudi Widianto serta Babinkamtibmas Bripka Poetra juga kepala Desa Kemiren Arifin.

IMG-20210405-WA0044

Dalam kesempatan ini Eka Muharam menjelaskan bahwa ada 4 item yang harus dipaparkan yaitu, yang pertama menejemen resiko bencana yaitu bagaimana warga nantinya punya tata kelola, tata usaha dalam meminimalisir resiko bencana, lalu, katanya lagi, mengenal Kawasan Rawan Bencana (KRB), yang dimaksud adalah agar masyarakat tahu dan mengenal mana dan apa saja daerah yang berpotensi rawan bencana bisa dideteksi dari jenis komposisi tanah atau struktur tanah tinggi rendahnya dataran dan juga bisa dari musim, selanjutnya, masih kata Eka, testimoni para relawan, artinya tidak hanya penjelasan dan pemahaman namun pada kesempatan itu para warga yang ikut dalam sosialisasi hari ini langsung praktek di tempat, bagaimana ketika ada tanda tanda bencana?, Bagaimana ketika sudah terjadi bencana?, Terus apa yang mesti dilakukan ketika menghadapi bencana! Kemudian yang terakhir yaitu penjelasan arti dari istilah Geopark itu sendiri atau yang dikenal dengan sebutan ilmiahnya dengan “Geological park” artinya masyarakat setempat diajak untuk mengenal dan melindungi serta mengolah fungsi warisan alam dari segi Arkeologi, Ekologi dan nilai sejarah budaya yang ada didalamnya.

IMG-20210405-WA0034

“Yang pertama adalah menejemen resiko bencana, mengenal Kawasan Rawan Bencana (KRB) kemudian testimoni para relawan yang sudah di kasih pemahaman, lalu penjelasan tentang Geopark itu sendiri, ” ungkapnya, Senin 05-04-2021 ketika di wawancarai wartawan di kantor Desa Kemiren.

Kemudian menurut kasi Penanggulangan Bencana BPBD Banyuwangi “Yusuf” , tujuan dari sosialisasi hari ini adalah bagaimana masyarakat luas khususnya warga Desa Kemiren ini bisa tangguh dalam menanggulangi bencana alam dan juga harapannya dengan tanggap bencana juga tangguh dalam meminimalisir resiko bencana diharapkan agar masyarakat bisa menjaga kelestarian wisata yang nantinya manfaatnya juga kembali ke masyarakat juga.

“Agar terampil dalam mencegah atau setidaknya meminimalisir resiko bencana dengan begitu wisata akan bergeliat, hidup dan tentunya income-nya akan kembali pada warga, artinya ada korelasi kearah wisata sosialisasi pada hari ini, “jlentrehnya.

Selanjutnya di tempat yang sama kepala Desa Kemiren ‘Arifin’ merasa sangat terbantu dari segi sumber daya manusia warganya , menurutnya, sosialisasi hari ini menambah ilmu pengetahuan warganya dalam mengenal gejala bencana dan bagaimana cara mencegah bencana.

“Sosialisasi hari ini otomatis menjadi bekal bagi warga Kemiren untuk tanggap tanda tanda bencana dan mencegah adanya Bencana, ” harapnya.(Ilham Sodik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *