oleh

Terpilih Lima Besar Festival Patrol Waroeng Kemarang untuk Berlaga dalam Final

Festival Patrol tiap Sabtu dan Minggu malam di Waroeng Kemarang di Jl. Perkebunan Kalibendo KM. 5 Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Banyuwangi, sudah memasuki minggu kedua babak penyisihan, Minggu malam, 3/5/2021.

Acara Lomba Patrol 2021 yang akan di selenggarakan di area Waroeng Kemarang, diikuti 13 group peserta dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Setelah tampil di Panggung Omprok selama 10 menit, perserta diberi kesempatan keliling di area Warung Kemarang, dan terakhir tampil di joglo utama rumah adat Osing selama 5 menit.

IMG-20210503-WA0041

Babak Penyisihan dilaksanakan sejak pekan lalu, yaitu tanggal 24-25 April 2021 dan akhir pekan ini 1-2 Mei 2021 sudah menampilkan 13 group peserta yang mengikuti lomba patrol 2021. Saat dewan juri bersidang Wowok Meirianto owner Kemarang didampingi Ririet istrinya membagikan voucher untuk 13 grup peserta lomba patrol , bertujuan memberikan makan minum gratis kepada para peserta lomba patrol meski kalah dalam kompetisi. Selesai bersidang ketua Dewan juri Aekanu Hariyono didampingi 6 juri lainnya terdiri dari para praktisi patrol, paktisi musik dan perkusi. Seniman praktisi lulusan akademisi kesenian dan karawitan, pemerhati seni dan budayawan dengan kriteria harmonisasi, penampilan dan aransemen mengumumkan lima besar yang akan berlaga di malam final 8 – 9 mei 2021 pekan depan. Aekanu mengumumkan lima besar yang akan kembali performa pada 8 mei 2021 ( 3 grup yakni Karisma Blambangan Cungking Kelurahan Mojopanggung , Mbah Gandrung Singojuruh dan Joyokaryo Kelurahan Singotrunan ) , sedangkan 2 grup lainnya yaitu : Pengamen Jalanan Lang-Lang Buana Dinas Sosial dan Jajang Selaras Kelurahan Lateng tampil malam kedua tanggal 9 Mei 2021.

IMG-20210503-WA0040

Menurut Wowok Meirianto, Gelaran Festival Patrol ini, Waroeng Kemarang bekerjasama dengan berbagai pihak seperti : Disbudpar, DKB, Komunitas Pelestari Adat dan Tradisi (KOPAT), Gesah Boso Osing Tulen (GBOT), dan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). “Festivsl Patrol sudah dua kali absen akibat pandemi covid 19 , Musisi dan penggemar Musik Patrol tidak perlu kecewa, karena Lomba Patrol masih bisa disaksikan di Waroeng Kemarang setiap hari Sabtu dan Minggu selama bulan Ramadhan. Pesertanya dari sejumlah Group di Banyuwangi, sebelumnya juga menjadi peserta Lomba Patrol yang digelar Disbudpar Banyuwangi setiap tahunnya,” ujar Wowok Merianto Owner Waroeng Kemarang.

“Pada tahun 2021 ini, Waroeng Kemarang mengadakan lomba patrol dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya, untuk mewadahi serta membangkitkan kembali semangat warga Banyuwangi dalam melestarikan Budaya kesenian Patrol warisan leluhur,” tegas Wowok.

IMG-20210502-WA0096

Patrol dulunya berasal dari nama musik Thethek, total menggunakan alat yang terbuat dari Bambu, dimainkan malam hari di bulan Puasa untuk hiburan dan membangunkan orang untuk melakukan sahur.

Musik patrol terbuat dari bambu yang terdiri dari Penthongan, Bumbung, Titir, Theruthuk dan lainya. Tabuhan musik Patrol biasanya diikuti oleh lebih dari lima hingga sepuluh orang . Patrol selain sebagai hiburan untuk membangunkan sahur juga bisa dimanfaatkan untuk Sistem Keamanan Lingkungan atau SISKAMLING.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *