oleh

KAMPUNG SANTRI BALI, BERBENAH DIRI

Masa pandemi tidak menyurutkan semangat belajar para santri yang setiap hari belajar ilmu agama dan baca Al-Quran. Seperti yang diketahui bersama saat libur kenaikan sekolah dan daftar masuk kesekolah baru bagi yang naik jenjang lebih tinggi biasanya diisi dengan liburan kekampung atau kerumah saudara, bahkan ada yang liburan keluar kota.

Dengan ketatnya protokoler kesehatan yang terus diterapkan untuk menurunkan dan mencegah penyebaran virus corona saat ini,  ada baiknya semua menahan diri untuk stay at home,tidak berkeliaran jauh dari rumah.

IMG-20210701-WA0026

Para santri yang belajar di Kampung Santri pun, juga diwajibkan mematuhi prokes tersebut, selain itu juga disiapkan tempat belajar yang sudah aman untuk kegiatan anak, penggunaan ruangan tertutup tidak ada sama sekali.

Pembelajaran dilakukan diruang terbuka yang langsung diudara terbuka.
Teras kelas yang cukup luas serta halaman asri menunjang kenyamanan belajar mereka.

Penggunaan kelas yang didalam juga hanya untuk sholat jamaah berjarak, serta bagi santri kelas malam hari saha.
Santri pagi,siang,sore semua praktek diautdoor. Hal tersebut membuat mereka bersemangat dan tetap tertib meskipun diluar ruangan kelas.

IMG-20210701-WA0030

Perubahan tempat tersebut sudah dimusyawarahkan bersama dengan beberapa wali santri, penambahan ruang kelas pun sudah berjalan satu bulan ini, sehingga ada 2 kelas tempat belajar para santri, dua kamar mandi dan 3 kran air tempat berwudlu dihalaman sudah menjadi fasilitas santri lengkap dengan gardennya. Program iftor saum buka puasa Senin -Kamis, Jumat berkah dan juga doa malam Jumatan juga terus dilakukan dengan cara makan bersama berjarak ala santri, (saat ini makanan dibox dibawa pulang). Yang istiqomah dari para hamba Allah donatur dermawan bersedekah melalui transver rekening pengasuh, ataupun menyiapkan rice box diserahkan pada pengasuh untuk dibagikan.

Berbenah adalah proses, meski belum sempurna tetapi Kampung Santri akan terus istiqomah menyiapkan ladang Allah membentuk karakter insan kamil yang mengenal Ketauhidan dan juga berahlakul kharimah serta berbakti pada kedua orang tua, sehingga nantinya siap menjadi yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Dari Munggu-Pantai Seseh(Ambarwati Soenarko).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *