Banyuwangi – Bertepatan 10 Muharam Tahun ini, berlokasi di Dusun Krajan Desa Alasmalang Singojuruh di gelar acara selamatan bersih desa. Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara bersih desa yang biasanya diselingi dengan tradisi upacara adat kebo – keboan itu, kali ini ditiadakan. Tahun ini, warga cukup dengan menggelar selamatan kecil sederhana di depan rumahnya masing-masing dengan menaruh tikar dan nasi tumpeng dengan berbagai ugo rampenya seperti pecel pitik, aneka buah-buahan serta sayur-sayuran yang diambil dari hasil pertanian.
Di tengah pandemi ini, tidak menyurutkan warga Alasmalang untuk menyelenggarkan acara tahunan tersebut walau dibatasi dengan aturan protokol kesehatan dan tanpa tradisi kebo – keboan.

Kades Alasmalang Singojuruh H. Surigo dalam sambutannya mengatakan bahwa acara selamatan bersih desa untuk tahun ini tanpa ada kegiatan upacara adat kebo-keboan karena situasi dan kondisi yang terjadi saat ini.
“Tidak ada kegiatan kebo-keboan karena kondisi pandemi covid-19, “kata H. Surigo di balai Dusun Krajan Kamis, (19/08/2021),
Lebih lanjut, Surigo mengingatkan di tengah pandemi ini, untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Dalam Kegiatan ini, warga terlihat suka cita menyambut adanya selamatan bersih desa walau sangat sederhana. Hal ini nampak dari semangat kebersamaan dalam menyuguhkan berbagai macam olahan makanan yang dihidangkan.
Untuk diketahui, acara yang dimulai jam 4 sore itu, selain diadakan di rumah masing–masing warga, kegiatan ini juga diadakan di balai dusun Krajan dengan dihadiri terbatas oleh tokoh masyarakat, tokoh adat serta perangkat dusun dengan menerapkan protokol kesehatan. Setelah pembacaan do’a oleh pemuka agama setempat, sajian yang telah disiapkan sebelumnya itu langsung disantap dan dinikmati oleh seluruh warga di tiap – tiap halaman depan rumah baik yang berada di poros jalan utama maupun yang berada di gang secara lesehan dan warga berharap dengan selamatan bersih desa ini pandemi covid-19 ini segera hilang. (Pras)


Komentar