oleh

Buka Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan, Pesan Wabup Sugirah: UKW Bisa Membawa Banyuwangi Menjadi ‘Baldatun Toyyibatun’

BANYUWANGI– Uji kompetensi wartawan (UKW) yang digelar jurnalis banyuwangi selatan (JBS) bekerjasama dengan Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan (LPKW) UPN Veteran Yogyakarta resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah di Hotel Surya Banyuwangi  Jumat, (15/10).

Wabup Sugirah dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini selain sebagai ajang pembuktian kompetensi  para wartawan khususnya yang ada di Banyuwangi selatan, juga sebuah ikhtiar untuk menjadikan Banyuwangi menjadi kabupaten yang baik yang diampuni Tuhan.

“ Dengan ilmu yang didapat dari UKW ini, insyaallah nantinya di Banyuwangi akan bertabur para wartawan yang memiliki ilmu, wawasan serta kompetensi. Dan hal ini akan membawa Kabupaten Banyuwangi menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” kata Sugirah.

Di hadapan para peserta, acara yang juga dihadiri tamu undangan dari PT Bumi Suksesindo, Sugirah juga berpesan sebagai seorang wartawan diharapkan menulis berita yang sesuai fakta dan data, serta tidak memberitakan berita bohong atau hoaks apalagi fitnah, maka pintu surga akan terbuka untuk mereka.

“ Sebaliknya, jika wartawan menulis berita  bohong yang tidak sesuai fakta dan data, maka pintu nerakalah yang akan terbuka bagi mereka,” tegasnya.

Untuk itu Sugirah mengajak agar para wartawan tidak melalaikan tiga hal saat menjalankan tugasnya, yakni seni, ilmu dan agama.

“ Karena dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan agama hidup menjadi berkah, tutup Sugirah.

Sementara itu  Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UPN Yogyakarta Agung Prabowo mengatakan, pihaknya baru kali ini menggelar kegiatan UKW di Banyuwangi. Namun meskipun begitu, dirinya mengapresiasi tingginya antusiasme dan semangat para peserta.

” Semangat dan antusiasme para peserta sungguh patut diapresiasi. Tampak kekompakan dan keseriusan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya.

Untuk itu, Agung berpesan kepada 36 orang peserta yang akan diuji selama 2 hari (15-16) tersebut, saat menghadapi ujian tidak merasa tegang apalagi stress. Karena yang materi yang diujikan kondisinya sama ketika mereka mengemban tugas liputan.

” Karena yang diujikan ini adalah kegiatan teman-teman sehari-hari sebagai wartawan, UKW ini adalah rekonstruksi kegiatan para wartawan,” pungkasnya.

Reporter: Eko Purwanto

Editor     : J Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *