oleh

Kampung Santri Bali Peringati Hari Santri ke-76

Patrol orkestra Santri menyambut kehadiran jajaran pengurus MWC  NU Kecamatan Mengwi peringatan Hari Santri Nasional ke-76 Jumat, 22 Oktober 2021 diperingati di Kampung Santri Bali dengan konser musik Patrol Orkestra.

Santri menyambut kehadiran jajaran pengurus MWC NU yang datang ke Kampung Santri Bali dalam rangka hari Santri Nasional ke-76 membawakan beberapa lagu-lagu nuansa Islami dengan urutan sebagai berikut yang pertama Mars Kampung Santri.

Berikutnyanya dilanjutkan dengan lagu Allahul Kafi dan ditutup dengan lagu bernuansa suku Osing Blambangan Patrol Islami santri ngaji selesai dengan pertunjukan Patrol orkestranya. Pengasuh Kampung Santri Bali memberikan ucapan selamat datang sekaligus memperkenalkan santri dan para jamaahnya kepada jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Mengwi yang diketuai oleh Bapak Haji Muhammad Sugeng didampingi wakil ketua Bapak Solihin bendahara Bapak Supriyanto anggota GP Ansor Fajar dan saudara Alvin kehadiran jajaran pengurus MWC NU yang baru mendapatkan SK dari PCNU Kabupaten Badung di akhir bulan September 2021 merupakan kunjungan yang pertama kalinya ke kampung santri Bali di Jalan Sadewa 6 By Pass Tanah Lot Munggu.

Merupakan suatu kehormatan bagi Kampung santri Bali mendapat kunjungan istimewa tersebut pengasuh Kampung santri Bali Ustad Widodo juga merasa surprise dengan kehadiran para tokoh Pemimpin kaum Nahdliyin di kecamatan Mengwi tersebut yang secara tidak langsung juga merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari pengurus Nahdlatul Ulama di kecamatan Mengwi terhadap kegiatan ibadah dan kegiatan Majelis Taklim yang ada di wilayah kecamatan Mengwi tersebut khususnya kegiatan belajar ngaji dan ilmu agama bagi umat Islam yang sangat membutuhkan dalam sambutannya Haji Muhammad Sugeng selaku ketua mwc NU atau majelis wakil cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Mengwi mencoba memberikan pertanyaan kepada para santri tahun ini.

“Peringatan Hari santri yang keberapa sekarang, serta  Siapakah nama ketua MWC NU Kecamatan Mengwi ?” ucapnya.

Dua pertanyaan tersebut berhasil dijawab oleh Bunda Yuni yang rupanya sangat menyimak dengan pemaparan yang sebelumnya disampaikan sebagai perkenalan oleh ketua MWC NU Kecamatan Mengwi jawabannya  Haji Muhammad Sugeng dan hari santri yang ke-76.

Selesai memberikan sambutan sekaligus perkenalan ketua MWC NU juga mensosialisasikan kepada warga Kampung santri bahwa Kecamatan Mengwi sudah memiliki rumah aspirasi bagi warga Nahdliyin atau Kantor MWC NU yaitu bertempat di Abian Base Kapal Kecamatan Mengwi bagi siapa saja yang ingin bergabung jadi anggota NU dengan mendaftarkan diri cukup menyerahkan data diri berupa fotokopi KTP yang nanti akan diproses menjadi kartu tanda anggota yang biasa dikenal kartanu kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama.

Ada pertanyaan dari Wali santri Apa manfaat kartanu atau kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama ?” dijawab oleh ketua MWC  NU bahwa Manfaat memiliki Kartanu antara lain bisa digunakan untuk kartu belanja yang mendapatkan diskon di tempat-tempat tertentu yang bertanda logo Nahdlatul Ulama selain itu juga mempermudah. Apabila ada program-program yang berkaitan dengan NU semisal vaksin pembagian sembako Bazaar bahkan juga untuk mempermudah pendidikan baik di pendidikan formal maupun pendidikan non formal setelah sesi tanya jawab maka pengurus MWC NU melalui ketuanya sendiri menyerahkan bantuan berupa 4 mushaf Alquran kepada pengasuh kampung santri Bali disaksikan oleh semua Santri Wali santri dan juga majelis taklim mengakhiri silaturahmi tersebut.

Kembali ketua MWC NU diminta untuk menutup dengan doa diaminkan oleh seluruh santri dan majelis yang hadir selesai dengan acara ceremony maka dilanjutkan dengan ramah tamah di mana bertepatan dengan Jumat berkah seluruh santri mendapatkan nasi kotak dan juga snack yang dibawa pulang ke rumah masing-masing didampingi oleh orang tuanya pengurus MWC NU dan beberapa Wali santri yang masih tinggal kembali melanjutkan ramah tamah dengan makan malam diselingi dengan sharing tentang permasalahan umat yang ada di kecamatan Mengwi khususnya Desa Munggu Bapak Haji Muhammad Sugeng selaku ketua PCNU meminta kepada pengasuh Kampung santri Bali untuk membantu pendataan warga muslim agar bisa mendaftarkan diri dan memiliki kartu kartanu yang banyak manfaatnya ke depan bagi umat atau warga NU selesai dengan makan malam mengakhiri pertemuan hari santri di kampung Santri.

Bapak Solihin wakil ketua mendoakan untuk semuanya agar program NU dan juga keberadaan Kampung santri Bali selaku tempat belajar mengaji dan juga tempat kegiatan ibadah umat Islam yang ada di desa Munggu bisa Istiqomah serta mendapatkan ridho Allah seperti Harapan dan juga impian ke depan bisa memiliki tempat ibadah yang layak seperti tempat ibadah pada umumnya setelah mengakhiri doanya wakil ketua mwc NU Kecamatan Mengwi Bapak Solihin yang ternyata asli kelahiran Tojo Sempu Banyuwangi mengaku bahwa beliau masih keturunan dari penguasa atau Bupati belambangan pringgo Kusumo saat pertemuan tersebut Beliau juga menyebutkan bahwa ada getaran spiritual yang dirasakan dari kampung santri Bali kepada dirinya yang disambut senyuman oleh pengurus Kampung santri Bali Bunda Yuni dan Bapak Widodo yang juga keturunan wong Blambangan ditutup dengan salam juga pesan bahwa di kampung santri Bali dikenalkan ketahu khitan cinta Allah cinta Rasulullah dan Cinta Alquran dari generasi muda Sampai manula untuk bekal dunia akhirat mengakhiri dan mengantarkan kepulangan pengurus mwc NU Kecamatan Mengwi sampai di gerbang depan Kampung santri Bali. dari Sahadewa 6 By Pass Tanah Lot Munggu Ambarwati soenarko

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *