oleh

Masih Belajar Bersiul, Murai Batu Seharga Rp 3,5 Juta Raib Digondol Maling di Singojuruh

BANYUWANGI- Nasib apes menimpa Nurkhotib (39) warga asal Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, lantara burung jenis murai batu medan yang bernilai Rp 3,5 juta miliknya raib digondol maling, Senin (18/10). Aksi pencurian yang sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV) tersebut terjadi di bengkel las tempatnya bekerja yang berjarak 300 meter dari rumahnya.

Dari informasi yang dihimpun tim jurnalnews.com berdasarkan hasil rekaman CCTV, pelaku yang diduga berjumlah 2 orang tersebut menyatroni tempat kejadia perkara (TKP) yang berada di Paeloan, Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh, sekira pukul 01.30 WIB. Ke 2 pelaku yang diketahui mengendarai sepeda motor jenis matik tersebut sempat mondar-mandir di depan bengkel, sebelum salah satu pelaku berhasil masuk ke dalam bengkel dengan memanjat dinding setinggi 3 meter lebih yang berada di sebelah barat.

Pelaku yang sadar jika ada kamera pengintai di salah satu sudut yang mengarah ke sangkar burung, kemudian berusaha membelokkan arah kamera dengan menggunakan kayu agar aksinya tidak bisa terekam. Hanya butuh waktu 5 menit bagi pelaku, untuk membawa kabur burung murai batu medan yang menurut keterangan korban masih berumur 9 bulan dan belajar bersiul tersebut.

Nurkhotib baru menyadari jika burung murai batu medan miliknya hilang, ketika hendak memberi makan pada pukul 07.00 WIB.

“ Saat membuka kain penutup dan hendak memberi makan, ternyata burung murai batu milik saya sudah tidak ada. Dan ada bekas patahan pada sangkar yang menurut saya bukan perbuatan yang dilakukan oleh hewan melainkan oleh manusia. Saat itulah saya langsung berinisiatif membuka CCTV dan mendapati jika ada orang yang masuk ke dalam bengkel,’’ kata Nurkhotib, saat ditemui wartawan di bengkel miliknya, Jumat (22/10/2021).

Burung batu medan milik NUrkhotib yang baru berusia 9 bulan
Burung murai batu medan milik Nurkhotib yang baru berusia 9 bulan.

Nurkhotib yang menyadari aksi pecurian yang menimpanya, sempat melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Dan dirinya disarankan untuk segera melapor kepada pihak kepolisian.

Menurut Kapolsek Singojuruh Iptu Abdul Rohman, pihaknya membenarkan terkait adanya laporan  pencurian burung murai batu milik Nurkhotib.

“ Betul, laporan sudah kami terima 4 hari yang lalu dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan termasuk mengidentifikasi rekaman CCTV milik korban. Dari rekaman tersebut, pelaku yang menjadi eksekutor diketahui mengenakan jaket serta penutup kepala dan mengenakan masker untuk menutupi wajah,” katanya.

 

Reporter : Eko Purwanto

Editor      : J. Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *