oleh

NONGKIBAR Pahlawan Lokal Aksara

Nongkibar (Nongkrongin Ilmu Bareng) para pahlawan Perubahan Banyuwangi Bangkit di era milenial ini, Sabtu (30/10/2021) memeringati Hari Aksara Internasional & Hari Sumpah Pemuda 2021.

Acaranya seru, sehingga waktunya terasa sebentar saja. Dan harus berakhir karena hari sudah semakin petang.

IMG-20211031-WA0008

Nongkibar yang luar biasa ini juga dihadiri ibu Dra. Nuriyatus Sholehah, Kabid Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.
Serta mengundanghadirkan para pemuda Banyuwangi yang sudah go global. Generasi muda yang telah menunjukkan karya hebatnya untuk Banyuwangi ini. Dan mereka sangat layak untuk bisa disebut sebagai para pahlawan penebar kebermanfaatan dengan karya karya baik untuk Banyuwangi kita. Salut dan bangga kepada milenial cerdas ini.

Ada Kang Edy (Ketua Pokdarwis Desa Kemiren), yang panggilan akrabnya adalah Eddai. Ada mas Kukuh Roxa (CEO PT. Pandawa Agri Indonesia), yang berani pulang ke Banyuwangi hanya untuk mengolah sains bidang pertanian di tanah kelahirannya.

IMG-20211031-WA0007

Yang tidak kalah keren adalah tokoh pedesaan yang dengan gigih berjuang untuk memberantas diskriminasi ya pendidikan di Papring, Kalipuro, adalah Kang Widie Nurmahmudy (Founder Kampoeng Batara).

Acara begitu elegant, seru, santuy, dengan dipandu oleh moderator yang hangat sore itu, di halaman belakang Hotel eL Royale Banyuwangi.

Kang Widie saat ditanya oleh moderator pada live Talkshow sore itu, apa motivasinya tertarik mendirikan Kampoeng Batara, dijawab dengan gaya yang sangat bersahaja “Saya hanya ingin masyarakat terpencil juga bisa mengenal pendidikan yang layak, tidak ada diskriminasi terhadap orang miskin dalam mendapatkan pendidikan yang setara. Karena itu saya harus bisa mengentaskan mereka dari kebutaan aksara. Belajar cerdas tanpa batas. Semua orang adalah guru. Alam raya adalah sekolahku, ” tandasnya.

Kang Eddai, mas Kukuh juga sependapat untuk membangun negeri ini adalah dengan membangun potensi yang ada dimulai dari daerahnya sendiri.
Kalau bukan kita, siapa lagi?
Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

“Mari kita gali potensi diri masing-masing untuk melakukan hal kebaikan untuk Banyuwangi ini, ” seruan dari kang Eddai tegas kepada para audience yang hadir (Zhie/Yeti Ch)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *