oleh

Turnamen Catur Terbuka Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda 2021

Para pecinta catur mulai berdatangan sejak pagi di arena turnamen yang bertempat di Warung Dapur Kemuning Jalan Yos Sudarso Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi-Jatim (Minggu Kliwon 31/10/2021) sedari pagi, padahal turnamen baru dimulai pukul 09.30 wib. Kegiatan turnamen ini diselenggarakan oleh Warung Dapur Kemuning setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banyuwangi.

Yusuf Wibisono selaku Ketua Percasi Kabupaten Banyuwangi mengatakan  “Lomba catur ada tiga jenis yaitu Klasik dengan tempo bermain 3 Jam, Cepat dengan tempo bermain 15 sampai 30 menit dan Kilat dengan tempo bermain 15 sampai 20 menit. Yusuf menambahkan bahwa Percasi Banyuwangi setiap tahun menggelar turnamen sebanyak 13 samai 15 pertandingan yang diikuti oleh atlit senior maupun yunior, “tutur Yusuf.

IMG-20211031-WA0003

Heri Susanto selaku Litbang Percasi Banyuwangi mengatakan “Pada turnamen hari ini diikuti oleh 65 pendaftar yang dilakukan secara online, pesertanya berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di Banyuwangi dan bahkan ada juga peserta yang berasal dari Bali.  Turnamen catur hari ini menggunakan sistim Swiss dengan 7 babak. Tri Woko selaku penyelenggara mengatakan kepada awak JurnalNews.com “Kegiatan turnamen Catur yang terselenggara di tempat kami Warung Dapur Kemuning semata dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2021 dengan harapan dapat meningkatkan prestasi atlet catur secara profesional di Kabupaten Banyuwangi, ”ujarnya.

“Untuk peserta catur dibuka untuk umum, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 20.000 sudah termasuk makan siang dan secangkir kopi hangat atau minuman dingin, ” jelasnya.

“Dalam turnamen ini kita juga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti cuci tangan, pakai masker dan tetap jaga jarak, ” lanjutnya.

Kembali Yusuf Wibisono berharap “Melalui turnamen ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit baru pada cabang olahraga catur di Kabupaten Banyuwangi.
Sebab atlet berprestasi tidak lahir secara instan tetapi kita perlu waktu dan proses yang panjang dan dukungan semua pihak, oleh karena itu penyelengaraan turnamen turnamen semacam ini sangat dibutuhkan guna mencapai prestasi atlit, ” pungkasnya.

Untuk turnamen catur di Dapur Warung Kemuning, keluar sebagai juara I adalah Andre disusul juara II Yusuf dan juara III diraih Suryono Sedang juara IV dan V masing masing bernama Steven dan Yus.
(Hariyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *