oleh

Gebyar, Gelegar, Gema Nahdlatul Ulama Kecamatan Mengwi

Dalam rangka menjalin ukuwah islamiyah, syiar dakwah bagi umat di Kecamatan Mengwi, setelah beberapa kali melalui proses yang cukup panjang dan juga rasa keinginan besar terpendam adanya suatu wadah umat islam solid kompak dan tertata rapi, semua doa dan niat baik terjawab dengan berhasil dilaksanakannya konferensi ditingkat kecamatan, beberapa waktu lalu membentuk pengurus MWC NU, PAC Muslimat NU, GP-ANSOR dan Ranting NU di wilayah kecamatan Mengwi.

Kecamatan Mengwi yang secara historis telah diyakini mewarisi suatu sejarah budaya dimasa lampau yaitu jaman kerajaan nusantara abad 17- an (Kerajaan Mengwi dan Kerajaan Belambangan) dengan terjadinya suatu peristiwa besar konspirasi pembunuhan putra mahkota raja Mengwi Danurejo yaitu Danuningrat/Mas Sepuh dari ibu Belambangan (kakak Mas Agung Wilis -ibunya asal dari Kerajaan Mengwi).
Dari peristiwa pembunuhan Mas Nuyang/Danuningrat dipantai Seseh tersebut berakibat sangat besar bagi kehidupan keturunan dari kedua kerajaan/ Belambangan & Mengwi yang sesungguhnya masih terikat dengan darah (saudara).

 

IMG-20211125-WA0003

Peristiwa perang saudara tidaklah lain akibat campur tangan penjajah Belanda, Inggris/VOC dengan politik de vide at invera atau politik adu dombanya adalah bertujuan untuk menguasai Belambangan dibagian ujung timur pulau Jawa yang memiliki hasil panen melimpah untuk cengkeh, pala, merica dan juga terkenal sebagai negerinya lumbung padi (Balumbungan-Belambangan).

Belambangan dan Bali yang sejak abad 13-an mulai kerajaan Kuno dulu sudah saling berhubungan dimana keduanya terikat dengan perkawinan/darah memang tidak bisa terpisahkan baik secara sejarah historis maupun hubungan emosional kejiwaan.
Terkait dengan akan dilaksanakanya acara yang inspiratif dari sebagian warga muslim di wilayah Mengwi setelah sekian lama menunggu adanya perubahan dan geliat keinginan bersatu untuk memiliki tubuh yang lengkap secara management keorganisasian masyarakat setingkat kecamatan, desa dan wilayah terkecilnya, maka dibentuklah MWC NU, Muslimat NU serta badan otonomnya Gerakan Pemuda ANSOR yang disepakati bersama setelah melalui beberapa proses konferensi dikecamatan Mengwi.

Terpilih beberapa nama sebagai Pengurus MWC NU kec. Mengwi seperti H. Sugeng (Ketua Tanfidziyah), Ustad Solihin (Wakil Ketua) dan PAC Muslimat NU Sri Wahyuningsih Ketua, Hisma Makawi wakil ketua. Untuk jajaran pengurus akan dilantik direncanakan hari Sabtu, 27-11-2021 M/22 Rabiul Akhir 1443-H, bertempat di sekertariat MWC NU Jl. Raya Abianbase 189 Mengwi/ Show Room Ki Ageng Motor.  H. Sugeng dan Sri Wahyuningsih adalah pasangan suami istri yang keduanya owner Ki Ageng Motor dan terpilih sebagai Ketua NU dan Muslimat di kecamatan Mengwi. Sungguh suatu hal yang tidak kebetulan jika dari periode kepemimpinan beliau ini sebagai bapak- ibunya kaum nadliyin di kecamatan Mengwi akan dimulai babak baru sejarah perkembangan umat islam dengan warna yang rahmatan lil alamin.

IMG-20211125-WA0004

Terbukti dengan terjalinnya silaturahmi yang telah dilakukan oleh H. Sugeng dengan AA. Gede Agung sebagai keturunan Raja Bali Mengwi (Gusti Agung Dalem Dimode) yang dulu pernah menguasai Belambangan juga dengan anggota DPRD Badung. Jajaran pengurus PC NU dan PC Muslimat NU kabupaten Badung sangat menyambut baik dengan akan dilantiknya struktural NU di kecamatan Mengwi.

H. Aab / Ketua Tanfidyah PC NU dan Ibu Adin Ketua PC Muslimat Badung yang akan melantik pengurus NU di kecamatan Mengwi. Diharapkan dengan adanya kepengurusan dan kantor sekertariat MWC NU di kecamatan Mengwi akan berdampak besar bagi kepentingan umat, begitu suluk dari kedua pasutri asal Jawa Tengah tersebut.
Dalam persiapan dan pemantapannya menyambut pelantikan semua jajaran pengurusnya merapatkan barisan dan menggelar doa bersama berharap acara berjalan lancar dan aman.

Memohon dukungan dan doa kepada seluruh umat islam dan masyarakat agar pelaksanaan berjalan khidmat, lancar dan aman. Acara direncanakan dilaksanakan jam 10.00-Selesai dan dihadiri seluruh pengurus NU Mengwi tokoh masyarakat, SKPD, juga dimeriahkan Hadrah PPNU, Sabri Kendang, Patrol NU, mengawali kirab dan pelantikannya.
Dari Abian base, Mengwi( Ambarwati Soenarko).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *