oleh

Pelatihan Santri Prenuer, dengan Tema “Pentingnya Peran Digital terhadap Perkembangan Bisnis dan Kewirausahaan di Lingkungan Pondok Pesantren”

Di penghujung tahun 2021 ini, tepatnya hari Jum’at dan Sabtu (24-25/12/2021) Yayasan Gandrung Nusantara Banyuwangi telah mengadakan kegiatan pelatihan yang mana pesertanya adalah perwakilan santri dan pengelola pondok pesantren yang tersebar di seantero wilayah kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aston yang beralamat di jalan Brawijaya lingkungan cungking, kelurahan Mojopanggung, kecamatan Giri, kabupaten Banyuwangi, 68525. Diikuti oleh 200 peserta yang sebagian besar adalah remaja.
Dalam sambutannya, ketua panitia Chairus Shopiq, S.Kom. menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten yang telah mensupport kegiatan ini.

“Terima kasih kepada nara sumber yang siap berbagi pengalaman dan ilmunya, semoga kegiatan yang baik ini memberikan manfa’at untuk peserta semuanya, “ungkapnya.

Ucapan selamat datang kepada seluruh peserta pelatihan Santri Prenuer, semoga seluruh peserta bersungguh sungguh mengikuti pelatihan ini dapat menyerap ilmunya dan mengimplementasikan ilmu yang telah diterima di tempat atau pondok pesantrennya masing masing.
Sebagaimana diketahui pesantren sebagai lembaga pendidikan memiliki peran sentral di masyarakat. Dengan karakteristik kewirausahaannya pondok pesantren sangat erat kaitannya dengan konsep bisnis yang berkelanjutan dengan memberikan manfa’at dari sisi sosial, ekonomi dan lingkungan.

Kewirausahaan dalam dunia maya telah menjadi trend di masyarakat global, hal ini tak lepas dari ruang lingkup internet sendiri yang bisa dibilang unlimited serta penggunaannya yang bebas. Sifatnya yang interaktif dan tanggapan yang cepat membuat masyarakat global begitu candu terhadap media internet. Tak heran jika pengguna internet saat ini ada jutaan orang dengan latar belakang berbeda. Begitu juga dengan wirausahawan, mereka memanfaatkan perkembangan media saat ini untuk mengembangkan bisnisnya, ditambah saat ini tidak sedikit masyarakat global yang melek teknologi.

Maka dari itu, pelatihan Santri Prenuer ini bertujuan untuk mencetak wirausaha dari lingkungan pondok pesantren agar dapat mendorong roda perekonomian nasional. Melalui pelatihan ini santri dibekali pengetahuan, motivasi kewirausahaan serta pengetahuan digital sebagai sarana pengembangan kewirausahaan di lingkungan pondok pesantren.

Di Pelatihan Santri Prenuer ini, panitia menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa, Dian Muhammad Anwar, M.Si, CHt, Cl, beliau adalah Direktur Cahaya Azami Wisata, Ketua Yayasan Syiar Cahaya Mandiri (Rumah Syiar), Sekretaris Pembina Yansura PPTQ Al Kaukab, Dosen Universitas Bina Sarana Informatika, Instruktur Hypnosis dan Hypno Therapy IHC, Syiar Healing Center (Klinik Hypno Therapy dan Konseling PPTQ Al Kaukab).

Dalam paparannya mengatakan “Santri harus mampu menggali potensi ekonomi di lingkungannya masing masing yang juga didukung oleh lembaga pondok pesantrennya, sehingga terwujud senergitas antara santri, pengelola pondok, masyarakat sekitar pondok dan dunia luar pondok, “kata Dian Muhamad Anwar.

Hal ini tentu membuka cakrawala pemikiran dari para peserta pelatihan. Salah satu peserta Ibrahim Muhammad  dari Ponpes Subulussalam Panderejo menyampaikan, sebagaimana diketahui beberapa pondok pesantren memiliki amanah tanah wakaf, yang mana terkadang belum digarap secara maksimal, padahal bila sudah ditemukan potensi ekonominya akan lebih banyak memberikan manfa’at untuk pondok dan lingkungannya.(Aguk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *