BANYUWANGI – Pertunjukan kesenian Jaranan dianggap menggundang masa, pandemik Covid -19 belum berakhir dengan bertambahnya varian baru Omicron, petugas Covid -19 Kecamatan Cluring tidak mau kebobolan. Rabo (16/02/2022).
Pembubaran paksa pertunjukan jaranan disebuah hajatan khitanan di Dusun Sagat, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring berjalan kondusif.
Selain tidak berijin prihal keramaian tuan rumah juga memberanikan diri mengundang kesenian jaranan untuk tampil dirumahnya, karena itu nadar kepada anaknya.
Giat rasia keramain yang sempat diwarnai ketegangan itu akhirnya bisa direda, karena pihak tuan rumah menyadari bahwa apa yang dilakukan ternyata salah dan bahkan sangat berbahaya bagi warga dilingkunganya.
Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono menjelaskan pertunjukan jaranan ditempat hajatan itu sebelumnya sudah diberi tahu namun pihak tuan rumah bersi kukuh untuk melanjutkan pertunjukan itu.
“pihak yang punya hajat tadi pagi sudah diberi tahu mohon jangan diteruskan, tapi ngeyel. Setelah petugas pergi malah dilanjutkan. Makanya kita datangi dan saya suruh berhenti,” terangnya.
Teguran kepada pihak tuan rumah sebelumnya tidak hanya dari pemerintah desa, namun mereka didatangi oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpolpp namun masih saja tidak diindahkan.
Masih kata Agus,” semua ini untuk antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 Varia baru Omicron yang ada di wilayah kecamatan Cluring.” tambahnya. (Jaenudin)


Komentar