Penyanyi Solo Wandra merilis single baru bergenre pop koplo bertajuk Kelangan 3. Ditemui saat live streaming bersama legend penyanyi Banyuwangi pada Kamis malam, 31 Maret 2022, Wandra mengaku senang dan bersemangat selama penggarapan lagu karya Gopy tersebut.
“Senang banget sih pastinya,
Tak perlu diragukan lagi, kali ini merupakan suatu kehormatan baik untuk bisa membawakan karya beliau kembali untuk yang kesekian kalinya. Dan syukurnya, mas Gopy itu baik dan sabar banget ngasih arahan ke aku,” tutur Wandra.
Wandra semakin menunjukan keseriusannya di dunia tarik suara. Hal itu dibuktikan dengan merilis singlenya berjudul Kelangan 3. Pelantung lagu Kelangan berbahasa Osing yang merupakan bahasa daerah Banyuwangi ini adalah Penyanyi asli asal Banyuwangi bernama Wandra. Ainur Rofik Wandra Resturian yang biasa disapa Wandra ini merupakan penyanyi yang berasal dari Banyuwangi. Ia lahir pada 15 Juni 1995 dan mulai berkarir di dunia musik dangdut sejak usia remaja. Berangkat dari FLSN SMP tingkat nasional hingga Ia pernah mendaptkan juara I lomba menyanyi solo putra tingkat SMA se-Jawa Timur.

Acara yang terselenggara oleh PT. Wanada Musik Nusantara Live streaming saat jelang launching Kelangan 3 itu pada kamis (31/3) , dimeriahkan dengan tampilan legend penyanyi Bayuwangi diantaranya :
Catur Arum, Demy, Reni Farida, Cak Percil, Rozi Abdillah, Arit Citenk, James AP, Syaibha Saufa, Anggun Pramudita dan Neosari. Mereka para legend itu membawakan 2- 3 lagu hits mereka.
Sementara Gopy mengatakan, Wandra memiliki bakat musikalitas yang demikian baik, sehingga mampu membawakan lagu – musik bergenre pop koplo.

Tidak hanya pandai bernyanyi, ia juga memiliki bakat lain yaitu menciptakan lagu Osing. Sampai saat ini, beberapa albumnya sudah beredar di pasaran. Pelantun lagu Sawengan ini sudah banyak memiliki single.
Tembang Kelangan 3 bercerita tentang percintaan khas remaja, yakni sepasang muda-mudi yang dibakar kasmaran hingga mabuk asmara di awal masa hubungan mereka. Keduanya berharap selalu bisa langgeng, tapi si wanita mempunyai keyakinan bahwa suatu saat dia akan mendapatkan cinta yang tulus serta berharap jangan pernah diduakan, dipermainkan, disakiti, dan dicurangi oleh pasangannya.
Lirik dan romantis itu dibalut musik pop koplo dan menggoda pendengarnya untuk ikut bergoyang mengikuti irama.(Ilham Triadi)


Komentar