Kado HUT Bhayangkara Usia 76 th bagi sebagian orang merupakan tolok ukur dalam pencapaian proses kehidupannya.
Apakah berhasil atau tidak, sukses atau masih belum sempurnakah,semua kembali pada nilai kepuasan dan bentuk wujud rasa syukur masing-masing.
Jika angka dan usia berkaitan dengan lembaga institusi yang legal formal dalam konteks negara kebangsaan maka perlu sekali dikaji teliti dan evaluasi penuh untuk mendapatkan data akurat dan akuntabel.
Bukan pandangan normatif dan juga ambigu representatif yang mengaburkan dalam ketidak jelasan.
POLRI sebagai lembaga institusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat baik perseorangan, komunal, bahkan masuk kesemua aspek kehidupan sosial keamanan dan ketertiban kemasyarakatan. Menjaga dan membimbing serta mengarahkan terciptanya suasana kondusif bagi lingkungan .
Dalam kesempatan yang baik diagenda rapat konsolidasi PAC Muslimat NU Mengwi (akhir juli 2022), Hj. Sri Wahyuningsih dan jajaran pengurusnya yang dihadiri oleh pengurus harian dan ketua bidang serta pengurus ranting abian base dan ranting munggu(20 orang), didampingi ketua Tanfidzyah MWC NU H. Moh. Sugeng dan ketua Ranting Cemagi H. Mad Sodiman menerima kehadiran AKBP Leo Dedy D’Fretes kapolres Badung.

Acara konsolidasi rutin bulanan merupakan agenda wajib untuk pengurus Muslimat NU Mengwi,inti acara seremonial adalah pembahasan pemantapan program pembentukan ranting ditiap desa dan pendataan anggota warga muslimat NU disampaikan secara singkat dan detil oleh sekjend PAC bunda Yuni AW.
Dalam sambutannya ketua Muslimat Hj. Sri Wahyuningsih menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada muslimat yang telah teruji dengan keikhlasan berkhidmat untuk NU.
Dalam waktu 3 April, Mei, Juni telah berhasil mensuport event besar di MWC NU antara lain, peran serta dalam giat panitia vaksin massal jilid 1 & 2 kerjasama dengan Polres Badung, event Rakorwil pemilihan ketua PW Muslimat Bali di hotel Santi Denpasar yang dihadiri bupati Badung Giri Prastha, DPD RI Bambang Santoso, ketum PP Muslimat NU yang juga Ketua PBNU Hj. Khofifah Indar Parawansa, serta ketua BKKBN provinsi Bali.
Giat selanjutnya membantu korban kebakaran dikuta, silaturahmi ke Ranting Buduk, pelantikan Ranting Muslimat NU desa Munggu, event HBH di PC Badung, serta terakhir yang baru diselesaikan adalah panitia Ngaji Gus Muwafiq di sekber MWC NU, yang semuanya merupakan giat akbar melibatkan massa dan semua banom dari NU.
Satu prestasi besar yang tidak bisa dianggap remeh dari ukuran usia 6 bulan masa bhakti periode 5th perjalanan kedepan . Konsolidasi, komunikasi, evaluasi yang menjadikan solid dalam tiap pelaksanaan jadi landasan dan dasar utama bergerak menjalankan roda organisasi tentunya 5 hal utama dalam berkhidmat di NU (Ubudiyah, Amaliyah, diantaranya yang selalu diperhatikan sesuai kemampuan dan sikon).
Beliau berpesan sebagai ibu muslimat dalam perannya sangat besar dimasyarakat harus dijaga nama baik dengan berperilaku akhlakul kharimah yang mencerminkan muslimat sejati. Ibu sebagai sekolah pertama dan utama bagi putra putrinya melahirkan generasi yang tangguh dan cerdas berdaya guna, senada dengan pembekalan ke NU – an yang disampaikan Tanfidzyah bahwa berkhidmat di NU ibarat masuk ke pondok besar yang sesungguhnya seperti sejarah Nabi Nuh kapal yang besar berisikan orang yang tawadlu’ kepada pemimpinnya dan beriman hanya kepada Allah SWT, akhirnya bahtera selamat dan menemukan daratan yang sudah dipersiapkan untuk mereka yang beriman dan bertaqwa.
Kehadiran Kapolres Badung yang menjadikan hidup suasana sore tersebut merupakan kado HUT POLRI ke 76 th.
Selamat dan Dirgahayu bagi POLRI yang akupresisi bersinergi dengan masyarakat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masa pasca pandemi serta mengawal terwujudnya situasi kondusif dengan semangat persatuan dan kesatuan umat beragama demi keutuhan dan kejayaan NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Menutup acara dengan doa dilanjutkan ramah tamah, semua berfoto bersama dan bahagia. Dari acara konsolidasi Muslimat NU PAC Mengwi (Ambarwati Soenarko).


Komentar