oleh

PERINGATAN HARI JADI IJEN GEOPARK YANG ke-4 TAHUN

(28/11/22) Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso bersama – sama memperingati hari jadi IJEN GEOPARK yang ke-4 tahun dengan mengadakan kemah 3 hari 2 malam, bertempat di Pinus Camp 2 Songgon, Banyuwangi Senin, (28/11/22)

Kegiatan ini di ikuti mulai dari siswa kelas VII, VIII, IX hingga mahasiswa dan perguruan tinggi lainnya.

Day 1 seluruh peserta di kumpulkan di Hotel Aston Banyuwangi (Ballroom) untuk mengikuti rangkaian sambutan dari beberapa pejabat – pejabat IJEN GEOPARK
( Ijen geopark stakeholder meeting ). Adapun sambutan tersebut meliputi :
1. perwakilan pemerintahan jawa timur ( Ibu Nurareni Widiastuti ), yang menyampaikan bahwa Ijen geopark dinyatakan lulus sebagai Unesco ijen geopark di Thailand.
2. Asisten kesejahteraan Kabupaten Banyuwangi ( Dr.H.Arief setiawan,M.M ), yang menyampaikan bahwa Ijen geopark menjadi satu – satunya geopark yang ada di jawa timur untuk saat ini. Tujuan Ijen Geopark adalah untuk melindungi lingkungan alam. Peran Universitas adalah sebagai bahan penelitian. Dan yang terakhir adalah tujuan Ijen Geopark menjadi bahan merajut harmoni.

IMG-20221201-WA0024

Setelah sambutan selesai, dilanjutkan dengan penanda tanganan MOU dari beberapa tempat yang menjadi bukti bahwa Progam Ijen Geopark berhubungan erat dengan pendidikan, diantaranya sebagai berikut :
1. SD NEGERI MODEL
2. UNIVERSITAS 17 AGUSTUS
3. MGMP IPA
4. MGMP IPS
5. SMPN 3 BANYUWNAGI

Sesi selanjutnya adalah sesi pembekalan materi yang di pandu oleh Bpk.Lukman Hadi kepala dinas ekonomi, beliau menyampaikan bahwa “Geopark Ijen lulu tercepat dengan nilai terbaik, Ijen geopark akan di resmikan pada bulan November 2023.

Bpk. Asep selaku badan geologi pemerintah Bondowoso menyampaikan bahwa ada 5 elemen pengembangan promosi Ijen Geopark, diantaranya :
1. Pemerintah
2. Akademis
3. Swasta
4. Komonitas ( peran penting sebagai tulang punggung )
5. Media

IMG-20221201-WA0025

” Ijen geopark sudah bisa menjadi salah satu Global Unesco Geopark yang nantinya akan di pantau langsung, Ijen geopark keunggulannya terletak pada blue firenya, ” pungkasnya.

Setelah sesi stakeholder meeting selesai, para peserta di antar ke Pinus camp 2 dengan menggunakan travel, para peserta tidak di pungut biaya.

Sesampainya disana saat malam hari sesi materi para peserta di kumpulkan dan dibekali ilmu tentang apa itu geopark dan LDP ( Layanan Dukungan Psikologi )

“Geopark adalah taman bumi yang memiliki 3 bidang pengembangan diantaranya Geologi, Biosite dan Budaya. Akhir – akhir ini banyak bencana yang di akibatkan oleh manusia berkaitan dengan alam, contohnya gempa di Cianjur, sebagai duta Geopark kita harus turut serta berpartisipasi, tidak hanya dalam bentuk material tetapi bisa dalam bentuk psikologis, contohnya menghibur anak anak kecil yang terlantar dengan menjadi badut dan lain sebagainya, ” ucap Bpk.Wawan Supriyadi salah satu anggota tagana.

Para peserta juga di bekali tentang cara berhemat dan menjaga alam dengan mendaur ulang ilmu ini di berikan langsung oleh Dr.Ananta dengan topik Sky Farm Glenmore sebuah home stet yang memilki 5 pilar pengembangn diantaranya :
1. Mandiri pangan
2. Mandiri energi
3. Mandiri pengolahan sampah organik
4. mandiri serat

Day 2 seluruh peserta diajak berkeliling untuk mengenal alam lebih dalam dan mendekatkan diri dengan warga desa Songgon. Peserta di ajak ke Pinus Camp 1 disana seluruh peserta di bekali kembali ilmu tentang Lidership dan team manajemen ( Jiwa kepemimpinan ) yang dipimpim oleh kak Triyan selaku panitia. Manfaat dari mempelajari ilmu ini adalah agar memudahkan diri di masa mendatang, dan kunci dari ilmu ini adalah, dapat memimpin diri sendiri, bertanggung jawab, amanah.

Setelah itu seluruh peserta di ajak aktiv dalam bermain game yang setiap game memiliki makna tersendiri, game tersebut meliputi :
1. Jaring laba – laba
2. Menuju pulau impian
3. Memindahkan matahari
4. Estafet Spaghetti

Setelah game selesai, peserta kembali di bekali ilmu tantang Design Thinking dipimpin oleh kak caca selaku panitia, Design Thinking adalah kerangka berfikir untuk memecahkan suatu masalah, dalam sesi ini peserta diajak peka terhadap lingkungan dan berempati. Skema Design Thingking meliputi:
1. Empati ( Amati lingkungan )
2. Define ( Mengasumsi hasil dari pengamatan )
3. Ide ( tumbuhkan solusi )

Setelah pembekalan selesai, peserta di ajak beraksi dengan mengunjungi rumah – rumah yang ada di Songgon dan melakukan wawancara, sesuai dengan skema yang nantinya akan di presentasikan.

Setelah malam tiba, peserta mulai dikumpulkan di lapangan depan mini stage untuk mengikuti acara inti dari kegiatan ini, yaitu pemotongan tumpeng oleh Bpk.Ketua pengurus Ijen Geopark dan makan tumpeng bersama yang di hibur oleh band asal Banyuwangi.

Day 3
Tema hari ini adalah contribution zone yang mana saatnya menampilkan versi terbaik dari semua peserta boothcamp. Seluruh peserta geo-education diajak merealisasikan hasil pengamatan serta penelitian mereka terhadap kondisi warga yang ada di Songgon. Dengan didampingi panitia mereka memberikan solusi atas masalah (problem) yang selama ini menjadi penghambat warga tersebut. Sekaligus peserta geo-education berpamitan kepada para warga karena sebentar lagi akan meninggalkan Songgon.

Kemudian, mereka pulang kembali ke Pinus camp 2 untuk sarapan dan membersihkan diri serta istirahat untuk mempersiapkan acara penyematan duta ijen geopark.

Sebelum acara penyematan dimulai panitia memberikan rewards kepada beberapa peserta geo-education sebagai bentuk hadiah karena sudah aktif mengikuti setiap kegiatan, kategori pemenang rewards yaitu :

1. Peserta terfavorit
3. Peserta tersosmed
4. Top 3 kelompok terbaik
5. Fasilitator terfavorit

Setelahnya, peserta diajak ke lapangan untuk mengukuhkan mereka sebagai duta ijen geopark Banyuwangi yang langsung diresmikan oleh Ibu Bani Wimala Prahardini selaku perwakilan badan geologi Ijen . Sekaligus sebagai penutupan event Ijen geo-education bootcamp.(KJN Ilham )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *