oleh

Sahabat Pedalaman Berikan Bantuan Modal Usaha Untuk Pemuda Disabilitas

Sebuah Organisiasi Non Pemerintah atau Non Goverment Organization (NGO) Sahabat Pedalaman, kembali menyalurkan bantuan untuk Putra, warga Dusun Krajan RT.05 RW. 07 Desa Kalibaruwetan Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Senin (20/02/2023).

Putra, seorang pemuda penyandang disabilitas mendapatkan bantuan berupa modal usaha untuk membuka warung kelontong dirumahnya. Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Sahabat Pedalaman untuk program sosial berkelanjutan. Sebelumnya, bantuan serupa juga diberikan kepada Abdullah, yang merupakan ayah Putra. Pak Dul, panggilan akrabnya, adalah mantan seorang petinju nasional yang kemudian mengalami stroke dan tidak dapat beraktivitas. Bantuan pertama yang diterima Pak Dul adalah sebuah sepeda motor, kulkas dan kemudian modal usaha untuk membuka warung lontong.

Royzaq Haramain, relawan Sahabat Pedalaman mengatakan, bantuan modal usaha yang diterima Putra merupakan program berkelanjutan. Setelah bapaknya (Pak Dul) lanjut Royzaq, Putra yang memiliki kemauan tinggi terhadap dunia usaha, diberikan modal untuk membuka warung kelontong di rumahnya.

IMG-20230221-WA0016

“Tujuan kami adalah untuk memberdayakan masyarakat sehingga bisa membantu meningkatkan taraf hidup ekonomi mereka, ”ujarnya.

Ditemui ditempat terpisah, Kepala Desa Kalibaruwetan, M. Taufik, S.H., mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada relawan Sahabat Pedalaman. Dirinya berharap kedepan komunikasi antara relawan dan pemerintah desa semakin ditingkatkan.

“Terima kasih kepada para relawan Sahabat Pedalaman yang telah membantu warga kami, kedepan saya berharap komunikasi dengan pemerintah desa semakin ditingkatkan lagi, ” pungkasnya.

Yayasan Sahabat Pedalaman merupakan NGO atau organisasi independen yang berkantor pusat di Nusa Tenggara Timur namun kantor operasional berada di Kota Bandung. Di Kalibaru sendiri sudah banyak program yang telah di lakukan, seperti bantuan modal usaha, pendidikan, kesehatan hingga kepedulian terhadap fasilitas pendidikan. (Abe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *