Mendung bergelayut di langit kota Banyuwangi sejak pagi hari, tapi tidak menyurutkan langkah ribuan para santri, alumni dan masyarakat umum untuk mengikuti serangkaian peringatan tujuh hari wafatnya KH. Abu Darda’ diadakan di halaman Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Pondoknongko Kecamatan Kabat , Banyuwangi, 28 Maret 2023. Pelaksanaan Tahlil dihadiri KH. Abdul Ghofar para alim- ulama se Kecamatan Kabat, tokoh masyarakat, santri, alumni Ponpes Miftahul Huda dan masyarakat umum lainnya.

” Semoga acara tahlil ini sebagai ikhtiar kirim doa arwah kepada almarhum agar ditempatkan disisi terbauk-Nya dan keluarga yang ditinggalkan selalu tegar diberi ketabahan dan kekuatan oleh Allah swt, ” ujar Ustad Umam perwakilan keluarga membuka sambutannya,
atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan doa agar almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal baiknya. KH. Abu Darda’ melalui pembacaan surah yasin dan tahlil ini.
Sementara tausiah KH. Abdul Gofar , Ia menilai KH. Abu Darda’ sebagai ulama yang getol mengangkat derajat masyarakat Pondoknongko layaknya lampu sebagai penerang dikenal sampai wilayah Bali dan wilayah lain di luar Banyuwangi. Inspirator dan motivator bagi ribuan santrinya , tidak pelit ilmu sangat berperan mendorong kemajuan NU di Banyuwangi.
Tambah KH. Ghofar, “Almarhum salah satu guru terbaik, beliau mau membimbing dan memberikan seluruh ilmu serta kepeduliannya terhadap santri dan alumni Ponpes Miftahul Huda, ” urainya Insya Allah wafatnya KH. Abu Darda’ ini akan terus memotivasi para alumni untuk bisa terus melahirkan generasi penerus, Kiai Ghofar menilai almarhum sebagai ulama yang getol menjadi panutan dan motivator bagi generasi muda, tidak pelit ilmu, kesabaran dan dedikasinya sangat berperan mendorong kemajuan Nahdatul Ulama di Banyuwangi.

” Semoga acara tahlil ini sebagai kirim doa para santri , alumni dan masyarakat yang hadir agar arwah almarhum ditempatkan disisi terbaiknya oleh Allah, “harap Kiai Ghofar
“Semoga tujuh hari meninggalnya KH. Abu Darda’ ini sebagai serangkaian upaya kirim doa, agar amal kebaikannya diterima disisi-Nya, ujar KH. Ghofar juga menyampaikan beberapa kesan dan kenangannya kepada sosok almarhum merasa sangat kehilangan sosok yang sangat berdedikasi tinggi mewariskan ilmu agama islam dan Semoga almarhum diterima segala amal kebaikannya dan diampuni segala kesalahannya oleh Allah SWT,” pungkas KH. Ghofar dan menutupnya dengan doa.(Ilham Triadi)


Komentar