oleh

PT Bumi Suksesindo (BSI) Tujuh Bukit Operations: Mencapai Milestone 1 Juta Ounces Emas dengan Keselamatan Kerja Tinggi

-Berita-1.046 views

BANYUWANGI, Jurnalnews– PT Bumi Suksesindo (BSI) Tujuh Bukit Operations merupakan tambang permukaan yang terletak di Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Tambang ini menggali bijih mineral dan mengekstraksi kandungan emas dan perak dengan metode pelindian yang efisien dan ramah lingkungan.

Sejak ounces pertama pada tanggal 17 Maret 2017, Tujuh Bukit Operations PT Bumi Suksesindo (BSI/Perusahaan) telah berhasil mencapai produksi sebanyak 1 juta ounces emas pada tanggal 24 Juni 2023.

“Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa yang dapat terwujud berkat kerja keras seluruh tim di BSI beserta mitra kerja yang terlibat,” ujar Roelly Fransza, General Manager of Operations PT BSI.

Yang lebih membanggakan, Roelly menambahkan bahwa para pekerja telah mampu mencapai produksi sebanyak 1 juta ounces dengan menjaga keamanan dan tanpa adanya kecelakaan fatal. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja yang sangat tinggi. Selama proses ini, catatan keselamatan kerja Tujuh Bukit Operations mencapai 19,1 juta jam kerja tanpa kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya waktu (LTI).

“Saya bangga karena teman-teman selalu bersemangat dan tetap menjaga keselamatan saat bekerja. Kita hampir mencapai 20 juta jam kerja tanpa LTI. Mari kita terus mempertahankan kinerja luar biasa ini,” katanya.

Sementara itu, Adi Adriansyah Sjoekri, Presiden Direktur PT BSI, juga memberikan dukungannya kepada karyawan dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Dia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di masa yang akan datang.

“Satu juta ounces ini merupakan tonggak sejarah bagi kita dalam memulai masa depan Perusahaan. Masa depan kita masih panjang. Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja agar dapat terus berkontribusi terhadap lingkungan dan pembangunan sosial,” ujarnya.

Adi Sjoekri optimis bahwa capaian produksi ini juga sejalan dengan kontribusi Perusahaan terhadap lingkungan sosial dan negara. Di bidang sosial, Perusahaan terus meningkatkan kontribusinya melalui program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan telah merealisasikan program PPM senilai Rp150,6 miliar sejak tahun 2016 hingga Kuartal 1 2023.

Program PPM dilaksanakan melalui delapan pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, kelembagaan masyarakat, infrastruktur, dan lingkungan. Program-program tersebut berhasil memberikan manfaat langsung kepada 29.492 penerima manfaat. (Red//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *