Balai Bahasa Jawa Timur menggelar kegiatan *Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2023 yang di gelar di dua tempat yakni Madura dan Banyuwangi merupakan bagian dari program pemerintah yang bertajuk Trigatra Bangun Bahasa, yakni: utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah dan Kuasai Bahasa Asing.
Kegiatan revitalisasi yang digelar di Banyuwangi dilaksanakan tanggal 10-14 Juli di Gedung Universitas Banyuwangi. Diawali dengan penyiapan fasilitator daerah baik dari Bahasa Madura maupun Bahasa Using sejumlah tujuh orang. Selanjutnya fasda menjadi pemateri bagi 30 guru master dari KKG SD dan 30 guru master dari MGMP Bahasa Using.
Fasda Bahasa Using yang sudah disiapkan antara lain Kang Antariksawan Jusuf, Abdullah Fauzi, Wiwin Indiarti, Eko Budi S, Ali Kenthus, Slamet Penyet dan Nany Asiani. Targetnya tahun ajaran 2023-2024 ada penyegaran semangart muatan lokal Bahasa Using di jenjang SD&SMP.
Hadir membuka acara Asisten Sekda Drs H. Dwiyanto, MM mewakili Bupati Banyuwangi. “Dalam pelatihan bahasa daerah, sedapat mungkin mengikuti kodrat jaman, apalagi guru master nanti mengajarkan kepada peserta didik. Jangan banyak teori karena murid ltidak akan kita cetak menjadi ahli bahasa. Namun mereka akan menjadi bagian pengimbasan dan jalan melestarikan pembiasaan penggunaan bahasa using, ” tegas mantan guru bahasa Jawa dan Plt Kadis Pendidikan ini seraya siap sinergi di kebijakan dan lapangan di satuan pendudikan soal mulok Bahasa Using ini.
Dr. Umi Kulsum, M. Hum selaku kepala Balai Bahasa Jawa Timur, menyampaikan “Pelatihan guru master jni, merupakan awal kegiatan. Karena kegiatan ini berharap terus berkelanjutan. Setelah pelatihan, ada kewajiban pengimbasan dari satu orang guru master kepada sepuluh guru lainnya. Kemudian nanti akan ada lomba dengan nuansa Bahasa Using yang puncaknya akan digelar festival bahasa using pada bulan bahasa Oktober 2023, “kata Umi.
Adapun materi dalam kegiatan workshop guru master using ini yakni; ndongeng, pidato, puisi, lawak, nembang, cerpen lan moco nulis bahasa using.
Menurut Rudi guru SMPN 2 Banyuwangi yang juga wakil ketua MGMP Bahasa Using “Revitalisasi ini sangat penting untuk
meregenerasikan kembali bahasa using kepada murid kita sebagai generasi penerus bangsa.” Lanjut menurut Prasetyo pengurus KKG SD “Berharap kegiatan bulan bahasa nanti bisa lebih heboh dan melibatkan banyak unsur dengan segala praktek materi yang sudah didapat sepekan kedepan.” (YC-Aguk/ JN)


Komentar