oleh

Tantangan Kehati-hatian, Karnaval Melewati Jalan Rusak di Banyuwang

BANYUWANGI, Jurnalnews – Gemerlap dan suksesnya acara karnaval di dusun, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, menjadi sorotan. Namun, menjadi hal yang disayangkan bahwa dalam perlintasan peserta karnaval sepanjang sekitar 300 meter, jalan mengalami kerusakan berupa aspal terkelupas dan permukaan yang bergelombang, menyebabkan peserta harus berhati-hati agar tidak terpeleset atau tersandung.

Meski demikian, peserta karnaval tetap tak gentar. Dengan langkah yang hati-hati, mereka tetap semangat melangkahkan kaki mereka, sembari bersorak dan melantunkan yel-yel, meskipun jalan yang mereka lalui memiliki kondisi yang kurang memadai.

Jalur utama yang menghubungkan desa Benculuk dan Tapanrejo telah mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Kondisi ini telah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan sudah bertahun-tahun lamanya. Sayangnya, hingga saat ini, usaha perbaikan jalan tersebut belum juga terealisasi.

Para warga merasa sangat berharap agar langkah-langkah perbaikan segera diambil. Dengan harapan besar, pemerintah desa dan instansi di tingkat daerah dapat segera mengalokasikan dana yang diperlukan untuk memulai proses perbaikan. Memang, jika dilihat dari panjangnya, jalan yang mengalami kerusakan tersebut tidaklah terlalu panjang, hanya sekitar 300 meter. Namun, perbaikan pada bagian ini sangat penting mengingat jalur tersebut memiliki peranan vital dalam perlintasan antara kedua desa.

Anwar, salah satu warga yang memberikan pandangannya, menyatakan, “Kami sangat berharap agar perbaikan ini dapat segera dilaksanakan. Dengan adanya perbaikan ini, kami berharap potensi bahaya dan risiko kecelakaan yang dapat terjadi karena kondisi jalan rusak dapat diminimalisir. Kami memohon agar tahun depan dapat segera mewujudkan perbaikan agar tidak ada korban yang terjadi akibat kondisi jalan yang buruk.” Ungkapnya.

Dengan semangat bersama,” mari kita harapkan bahwa tindakan konstruktif segera diambil untuk mengatasi masalah ini. Dengan adanya perbaikan jalan, tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan perjalanan bagi warga, tetapi juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua desa serta kelancaran aktivitas di sekitarnya,” kata Anwar kepada Jurnalnews.com.

Semarak peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 begitu terasa dinikmati warga Desa Benculuk. Karnaval yang begitu dinantikan ini berhasil digelar dengan semangat tinggi, menjadi momen istimewa setelah pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Diketahui, Karnaval di Desa Benculuk hanya dihadirkan oleh tiga dusun yang memberi warna khusus pada perayaan tersebut, yaitu Dusun Kebonsari, Kemeloso, dan Rejosari. Wilayah Desa Benculuk mencakup 5 dusun yaitu Dusun Krajan, Purwosari, Kebonsari, Kemeloso, dan Rejosari.

Karnaval menjadi simbol semangat dan kegembiraan atas kemerdekaan yang telah diraih. Di tahun yang istimewa karnaval menjadi wujud konkret dari semangat kebersamaan yang tak pernah pudar, meskipun sempat terhenti oleh pandemic Covid – 19.

Penulis : Rony Subhan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *