Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kondisi jalan rusak parah di akses menuju Desa Bimorejo, tepatnya di sisi timur Jalan SMA Ibrahimy, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Jalan berlubang sepanjang kurang lebih 200 meter itu disebut telah berulang kali memicu kecelakaan, terutama pada malam hari.
Warga setempat mengungkapkan, hampir setiap malam ada saja pengendara roda dua yang terperosok ke dalam lubang, bahkan hingga masuk ke selokan di sisi jalan. Minimnya penerangan membuat kondisi tersebut semakin berbahaya bagi pengguna jalan.
Saroh (33), warga Dusun Krajan, Desa Sidodadi, yang rumahnya berada tepat di seberang lokasi, mengaku sering menyaksikan langsung kecelakaan akibat jalan rusak tersebut.
“Kasihan, tadi malam ada yang jatuh di situ, kepalanya bocor sampai berdarah, orang Sumberkencono. Kemarin malam di sebelah barat juga ada yang jatuh karena lubang. Pokoknya sering memakan korban,” ujarnya, Rabu (18/3).
Selain berlubang, gelapnya area tersebut membuat pengendara sulit mengantisipasi kondisi jalan. Tak jarang, ban kendaraan tiba-tiba masuk ke lubang yang tidak terlihat, sehingga menyebabkan pengendara kehilangan kendali.
Keluhan juga datang dari pengguna jalan. Sarmiati (52), warga Bimorejo yang kerap melintasi jalur tersebut, mengaku tidak nyaman dengan kondisi jalan yang rusak parah.
“Saya ini sering lewat sini kalau ke pasar. Sangat terganggu karena lubangnya parah sekali. Harus segera diperbaiki, apalagi di daerah lain sudah mulai ada perbaikan,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Budi Hartono, yang pernah menjabat sebagai kepala desa pada periode 2002–2012, kebetulan melintas di area tersebut, menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital penghubung menuju Desa Bimorejo dan berstatus sebagai jalan kabupaten.
“Ini akses penting bagi warga dan sudah berkali-kali memakan korban. Kami berharap Pemkab Banyuwangi segera turun tangan dan memperhatikan kondisi jalan ini,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar program “Lapor Camat” yang dicanangkan pemerintah daerah dapat dimaksimalkan untuk mempercepat penanganan. Menurutnya, camat perlu segera turun ke lokasi, melakukan pengecekan, dan melaporkan kondisi tersebut kepada bupati agar segera ditindaklanjuti.
Warga berharap, sebelum kembali menelan korban lebih banyak, pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan dan memasang penerangan jalan sebagai langkah darurat demi keselamatan pengguna jalan. (Venus)


Komentar